Laporan : shandi/Ace
Cianjur, (TC) - Guna mengsinergiskan hubungan antar warga, Kepala Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Cianjur melalui Pemuda Karang Tarunanya, menggelar Turnamen sepak bola plastik 'Pangkalan Cup'. Pelaksanaan turnamen tersebut, berlangsung selama satu bulan (babak penyisihan), di lapang Kampung Pangkalan RT. 06/05 Desa Benjot.
Adapun usia para peserta/tim dari turnamen tersebut, semua pemain berusia maksimal 13 tahun atau setara Sekolah Dasar. Dalam turnamen pangkalan cup itu, peserta/tim ada juga yang datang dari luar Desa Benjot. Hal itu, membuktikan bahwa antusias akan permainan sepak bola ini, sangat diminati oleh masyarakat.
Terbukti dengan adanya keikutsertaan peserta/tim dari luar Desa Benjot. Sebelum pertandingan final turnamen sepakbola pangkalan cup berlangsung, Minggu (13/10).
Kepala desa Benjot, Ahmad Suherlan, menghimbau kepada kedua tim harus bermain sportif, dan para pendukungnya/supporter harus bisa menjaga kondusifitas berlangsunnya pertandingan. "Artinya kalah menang bukanlah satu ukuran, karena pada prinsipnya, melalui pertandingan sepakbola inilah, keinginan mengsinergiskan masyarakat dapat terjalin," imbuhnya.
A. Suherlan melanjutkan, alasan kenapa menyelenggarakan turnamen sepakbola usia SD ini, adalah untuk mencari bibit-bibit unggul, yang nantinya akan dijadikan tim kesebelasan tingkat desa.
"Keinginan untuk mengsinergiskan antar warga, khususnya di Desa Benjot ini. Selaku pemerintahan desa (pemdes), kami sengaja mengadakan turnamen sepakbola, tujuannya tak lain adalah untuk mengundang para orangtua, agar turut hadir di lapangan guna memberikan dukungan kepada anaknya saat mengikuti pertandingan. Nah. dari situlah kami manfaatkan momentum ini untuk mensinergikan masyarakat," tandasnya.
Permainan berakhir imbang Sirnagalih FC mendapat skor 5 gol, begitupun dengan Parawesha - FC 5 gol. Meskipun panitia telah memberikan tambahan waktu, namun tak satu gol yang didapatkan, adapun bola yang masuk, namun wasit menyatakan tidak sah, karena sebelumnya terjadi handsbol.
Pertandingan berakhir dengan adu penalti dengan skor akhir Parawesha FC 3 gol sementara Sirnagalih FC 1 gol. Setelah melewati beberapa tahapan pertandingan, keluarlah nama pemenang turnamen sepakbola Pangkalan Cup Parawesha FC, dengan skor akhir 3-1 dari adu penalti.
Kepala Desa Cibulakan, H. Baden, mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh pesepakbola asal desanya. "Sebagai hadiah untuk tim Parawesha FC, saya akan memberikan uang pembinaan, dengan tujuan supaya mereka lebih bersemangat lagi," ujarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar