Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juli 2020

Tercatat Dalam Sejarah, DPRD Jabar Apresiasi Kegiatan Rapid Tes Polres Cianjur

DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj.Lilis Boy

Teropong Cianjur - Rapid test yang gelar Polres Cianjur pada tanggal 25 Juni lalu, menjadi sejarah dan tercatat dalam Rekor Museum Dunia Indonesia (MURI) sebagai kegiatan dengan jumlah peserta terbanyak dan pertama kali terjadi di Kepolisian Republik Indonesia tingkat Polres.

Tercatat hampir 2 ribu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, Diantaranya terdiri dari anggota Polri beserta keluarga, TNI, Aparatur Sipil Negara(ASN), serta masyarakat.

Penyelenggaraan rapid test yang di prakarsai Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mendapat apresiasi dan simpati dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lilis Boy.

Menurut legislator dari Fraksi Demokrat Hj. Lilis Boy mengatakan, upaya yang dilakukan Kapolres Cianjur untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan mengadakan rapid test massal adalah salah satu kepedulian Polres Cianjur kepada masyarakat.

“Saya sebagai Perwakilan masyarakat dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya pada Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto yang begitu besar perhatiannya pada warga Cianjur agar terhindar dari penyebaran covid-19.

Dan saya sangat mengapresiasi kinerja beliau selama mengemban tugas di Cianjur,” ungkap Hj. Lilis Boy pada selasa (7/7/20).

Tidak hanya menyelenggarakan rapid test massal menurutnya, Kapolres Cianjur juga sangat peduli dengan masyarakat selama pendemi dengan membagikan beras dan sembako untuk masyarakat yang terdampak.

“Beliau juga sangat peduli kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan selama pendemi, bahkan beliau tak segan-segan turun langsung membagikan sembako kepada masyarakat.

" Semoga Pak Juang Andi Priyanto terus peduli memperhatikan masyarakat Cianjur,” pungkasnya.



Sumber : (Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Minggu, 05 Juli 2020

Jajaran Polres Cianjur Lakukan PAM Aksi Longmarch DPW FPI


Teropong Cianjur - Polres Cianjur laksanakan pengamanan Aksi Longmarch DPW FPI Cianjur beserta Ormas Gabungan yang ada di Kabupeten Cianjur menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Minggu, (05/07/20)

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, yang dihadiri oleh Dir samapta Polda Jabar, Wadir binmas Polda Jabar, hadir pula para pju polres cianjur, personel Polres dan polsek jajran polres cianjur, kodim 0608/CJR, Satpol-PP dan dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupeten Cianjur 

Diketahui masa aksi DPW FPI Cianjur yang dipimpin oleh Habib Hud Al Idrus, beserta gabungan ormas yang berjumlah 500 orang melaksakan Longmarch dengan rute yaitu Start Tugu Taucho- Jl. Hos Cokroaminoto - Jl. Mangunsarkoro - Jl Adi Sucipta - Jl. Siliwangi - Jln Ir. H. Juanda dan Finis di Tugu Gentur Cianjur (Bunderan Hypermart) kemudian melaksnakan orasi. 

Kapolres Cianjur AKBP Juang mengungkapkan bahwa Polres Cianjur beserta unsur terkait lainya melaksanakan jalannya pengamanan dan menegaskan bahwa seluruh petugas pengamanan samasekali tidak dibekali dengan senjata api 

“Bahwa kita dari unsur TNI-Polri dan dari pemerintah daerah siap melaksanakan pengamanan jalannya aksi penolakan RUU HIP ini, Saya juga minta kepada setiap anggota yang ada di lapangan untuk tidak membawa senjata api saat pengamanan berlangsung”tegasnya 

Selain itu orang nomor Satu di jajaran Polres cianjur dengan tegas menyebutkan bahwa jajarannya  bertugas mengawal dan menjamin kondusifitas dengan mengedepankan sikap yang humanis pada saat pelaksanaan berlangsung.

“Kita sifatnya hanya mengawal dan menjamin keamanan saat aksi berlangsung, oleh karena itu, saya mohon kepada seluruh petugas pengamanan untuk tetap mengedepankan sikap yang humanis” pungkasnya


Sumber : (Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : red

Jumat, 03 Juli 2020

Wadir Binmas Polda Jabar Kunjungi Kampung Tohaga Lodaya


Teropong Cianjur - Wadir Binmas Polda Jabar didampingi Kasat Binmas Polres Cianjur lakukan kunjungan ke Kampung Tohaga Lodaya di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu Kabupten Cianjur, Jum’at (03/07).

Kampung Tohaga Lodaya tersebut dilengkapi dengan tempat cuci tangan dan juga thermo gun pengukur suhu tubuh, sebelum masuk ke lembur tangguh juga wajib menggunakan masker.

Daalm kunjungannya Wadir Binmas Polda Jabar AKBP M. ROIS, SIK, MH mengungkapkan, tujuan pembentukan Kampung Tohaga Lodaya tersebut untuk menjadikan suatu wilayah tangguh/Tohaga dalam berbagi aspek untuk pencegahan dan penanggulangan pertama Covid-19.

" pembentukan Kampung Tohaga Lodaya di satu wilayah guna menjadikan masyarakat dari segi Keamanan, Ketahanan pangan, Penanagan Komunikasi dan Informasi dalam menghadapai Pandemi,” ungkapnya.


Menurutnya, Adapun program Lembur Tohaga Lodaya di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu Cianjur terdiri dari Posko Kesehatan, Posko Keamanan, Kantor Sekretariat, Bale Diskusi (Ruang Rapat/Diskusi), Ketahanan Pangan (Budidaya Sayuran dengan metode Hydroponik, Padi dan Budidaya Ikan Lele, Rumah Karantina (Isolasi Desa) dan Lahan pemakaman korban covid-19.

" Program Kampung Tohaga Lodaya merupakan program proritas dari Polri di tengah pandemi covid-19," ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan, adanya Lembur Tohaga Lodaya di Desa Pasirmuncang bisa menjadi inspirasi bagi Desa yang lain dan menjadi desa tahan pangan dan tahan Covid-19.

" Kita berharap Kampug Tohaga Lodaya ini dapat meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi dan meningkatkan kemampuan serta kemandirian masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran covid-19," pungkasnya.


Sumber : Paur Humas Polres Cianjur
Editor : AC

Minggu, 28 Juni 2020

Muspida Kabupaten Cianjur Berikan Apresiasi Rapid Test Massal Polres Cianjur


Teropong Cianjur - Rapid test massal yang digelar Polres Cianjur beberapa hari lalu, diapresiasi oleh banyak pihak karena sangat membantu masyarakat khususnya warga Kabupaten Cianjur. Dari 2000 peserta rapid test hasilnya tidak ada yang reaktif.

Acara tersebut dihadiri Plt Bupati Cianjur, Dandim 0608/CJR, ketua DPRD, ketua MUI dan para tamu undangan lainnya, Minggu (28/6).

Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman sangat mengapresiasi pelaksanaan rapid test massal yang diselenggarakan oleh Polres Cianjur yang memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI)  sebagai kegiatan rapid test terbanyak yang dilaksanakan oleh kepolisian resor.

“Saya sangat berterimakasih kepada Polres Cianjur yang sudah menyelenggarakan rapid test di Kabupaten Cianjur” ujar herman

Hal senada juga disampaikan Dandim 0608 CJR Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani
Mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Cianjur yang sudah menyediakan alat rapid test dengan tingkat sensitivitas yang sangat tinggi, produksi Indonesia.

Ditempat terpisah ketua DPRD Ganjar Ramadhan menambahkan, Kegaiatan yang dilaksanakan di Polres Cianjur patut diapresiasi.

" saya berharap kegiatan tersebut dicontoh banyak pihak, supaya semakin banyak yang mengadakan kegiatan serupa untuk memastikan Cianjur Zona Hijau dari Covid-19, ” tambahnya.

Dikesempatan yang sama ketua MUI Cianjur Kabupaten Cianjur KH Abdul Rauf menyampaikan rasa syukur atas hasil rapid tes masal Polres Cianjur dengan hasil dari 2000 peserta rapid test, semua non reaktif.

" Alhamdulillah semua hasil tes nya tidak ada yang reaktif, mari kita sama-sama berdoa semoga di Cianjur tidak ada lagi pasien Covid-19, agar kita senantiasa bisa menjalankan ibadah dan aktifitas seperti sedia kala, " pungkasnya.


Sumber : (Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Kamis, 25 Juni 2020

Kapolda Jabar Resmikan RS. Bhayangkara TK IV Cianjur


Teropong Cianjur - Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi, resmikan RS. Bhayangkara Tk. IV Cianjur Polda Jabar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Jawa Barat Luly Rudy Sufahriadi, dr. Asmara Hari yang mewakili Kapusdokkes, Irwasda Polda Jabar dan para pejabat utama Polda Jabar, Kapolres Cianjur, Karumkit Bhayangkara jajaran Polda Jabar, Bupati Cianjur beserta unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat Kabupaten Cianjur, Kamis (25/6).

Lahan yang digunakan adalah lahan dan bangunan eks Mapolres Cianjur, tadinya merupakan Poliklinik Cianjur dan berubah menjadi RS. Bhayangkarav Tk. IV Cianjur Polda Jabar. Poliklinik dipindahkan serta dibangun disamping kanan Mako Polres Cianjur Jalan KH. Abdullah Bin Nuh Cianjur, Mapolres Cianjur yang sekarang.

Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. drg. Arios Bismark, DFM.,MM., mengatakan Tahap I dibangun pada tanggal 14 Desember 2016, tahap II dibangun tanggal 31 Agustus 2017, tahap III dibangun tanggal 22 Juni 2018 sampai dengan tanggal 15 Desember 2018. Fasilitas RS. Bhayangakari TK. IV Cianjur Polda Jabar dengan luas bangunan 2.120 M2. Layanan yang sudah tersedia sampai saat ini adalah layanan IGD 24 jam, labolatorium, poliklinik umum, ploklinik gigi, poliklinik spesialis (kebidanan, anak, bedah, patologi klinik, kulit dan kelamin, dan anastesi).

Personel RS. Bhayangkara Tk. IV Cianjur Polda Jabar memiliki jumlah personel sebanyak 76 personel terdiri dari personel organik dan mitra. Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, penandatangan prasasti, gunting pita dan penanaman pohon oleh Kapoda Jabar.

Kapolda Jabar mengatakan “Dengan diresmikannya RS. Bahayangkara TK. IV Cianjur Polda Jabar dapat memberikan dukungan terhadap operasional kepolisian guna peningkatan Harkamtibmas, sehingga rumah sakit Polri yang identik dengan pelayanan forensik dapat dikèmbangkan guna mendukung pengembangan Scientific Crime Investigation, “ucap Kapolda Jabar.

Pada kesempatan ini pula, Kapolda Jabar mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung proses pembangunan RS. Bhayangkara Tk. IV Cianjur Polda Jabar, sehingga dapat selesai pembangunannya sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.


(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : red

Senin, 22 Juni 2020

Sambut News Normal Polres Cianjur Adakan Turnamen Bulutangkis


Teropong Cianjur - Guna meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pendemi covid-19, kepolisian resor Cianjur gelar turnamen bukutangkis, minggu (21/06).

Kegaiatan tersebut dalam rangka menyambut new normal adaptasi kebisaan baru (AKB) diwilayah Kabupaten Cianjur yang dengan situasi nihil kasus covid-19.

Turmamen bukutangkis dibuka langsung oleh Kapolres Cianjur beserta Forkopimda kabupten Cianjur, antara lain Plt Bupati Cianjur, Ketua DPRD, Kajari, Dandim 0608/CJR serta unsur terkait lainya. 

“Alhamdulilah untuk kabupten Cianjur sudah clear and clean kemarin juga sudah dilaksanakan rapid tes dan hasilnya nihil, sekarang cianjur sudah masuk AKB atau New Normal.

Kami Forkopimda Cianjur sudah mulai melaksanakan kegiatan olahraga, yang tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19,” ujar Plt Bupati Cianjur H.Herman Suherman.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatakan sinegritas serta untuk menjaga kesehatan.

“Dilaksanakannya pertandingan persahabatan ini, guna meningkatkan sinegritas antar instansi,  dan menjaga kesehatan serta kebugaran dimasa pendemi Covid-19," pungkasnya.


(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Rabu, 17 Juni 2020

Kunjungan Kerja Plt Bupati Cianjur Disambut Antusia Pemerintah Desa Ciasarandi


Teropong Cianjur - Bertempat di Aula Desa Ciasarandi, Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Warungkondang dalam rangka melaksanakan pembinaan para Kepala Desa, Rabu (15/6).

Secara simbolis Bupati melakukan penyerahan e-KTP pada program percepatan pencetakan e-KTP dari Suket dan penyerahan SPPT -PBB bagi wajib pajak yang mendapatkan pembebasan PBB ketetapan dibawah Rp. 10.000; di Aula Kantor Kecamatan Sukanagara. pada Rabu (03/06/20) kemarin.

Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan, “Diharap para Kades senantiasa menjaga kekompakan akan visi dan misinya,

Hal tersebut dikarenakan untuk membangun Cianjur yang Iebih baik dan selalu menciptakan kondusifltas di wilayahnya,"ungkap plt Bupati dalam arahannya.

Sementara itu, kepala Desa Ciasarandi U.Badrudin mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Plt Bupati Cianjur dan Memberikan Pembinaan untuk para Kepala Desa seKecamatan Warungkondang.

" Selain Kunjungan kerja kita para kepala Desa juga diberi pembinaan terkait upaya pencegahan dan antisipasi Covid-19 dan penertiban administrasi Bantuan sosial untuk masyarakat, "ucapnya.

Laporan : Ace
Editor : red


Kunjungan Kerja Di Kecamatan Gekbrong Plt Bupati Cianjur Berikan Pembinaan Para Kepala Desa

Teropong Cianjur - Plt Bupati Cianjur lakukan Kunjungan dalam rangka pembinaan para Kepala Desa di Kecamatan Gekbrong dalam Upaya Pencegahan dan Antisipasi Cvid-19. Kegiatan tersebut dihadiri Para Kepala Desa, Camat Gekbrong, para OPD dan tamu undangan lainnya, Kamis (16/6).

Dalam arahannya Plt Bupati Cianjur H, Herman Suherman menyampaikan, kunjungan kerja ini selain pembinaan dalam upaya pencegahan dan Antisipasi Covid-19, ada beberapa kegiatan infrastruktur jalan yang semula sudah direncanakan akan dibangun namun pelaksanaan pembangunannya ditangguhkan karena anggarannya di pergunakan untuk kegiatan Covid–19.

" adanya hal ini mudah mudahan para kepala desa yang merupakan pimpinan wilayah pedesaan akan bisa memahaminya, " ungkapnya.

Lanjut Herman Selain melaksanakan pembinaan bagi para kepala desa juga menyerahkan berupa e-KTP pada program percepatan pencetakan dari Suket ke e-KTP.

" secara simbolis kita menyerahkan berupa e-KTP dan penyerahan SPPT PBB bagi wajib pajak yang mendapatkan pembebasan PBB ketetapan dibawah Rp. 10.000, secara kepada Camat dan salah satu Kepala Desa.

" Selain itu, mengenai bantuan Sosial untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19 seperti bahan sembako serta bantuan lainnya,  para Kepala Desa bisa menertibkan administrasinya," ucapnya.


Laporan : Ace/Adm

Editor : red

Minggu, 14 Juni 2020

Kasat Binmas Polres Cianjur Lakukan Sosialisasi Dan Pembinaan Kampung Tangguh Nisantara Di Desa Jambudipa


Teropong Cianjur  - Kasat Binmas Polres Cianjur Lakukan Sosialisasi Kampung Tangguh Nusantara di kantor Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang. minggu (12/6)

Kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Dinas PMD Kabupaten Cianjur, Kapolsek Warungkondang Kompol Gito SH. beserta jajaran, Camat Dra, Hj. Sukmawati, kepala Desa, dan tokoh masyarakat Setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas Polres Cianjur AKP Ahmad Supriatna S.H., M.H. mengatakan, Sosialisasi pembentukan Kampung Tangguh Nusatara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat dalam mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

" Kampung Tangguh ini merupakan program Kapolri dalam upaya percepatan penanganan Pandemi Covid-19, Saat itu dipaparkan apa saja yang perlu disiapkan untuk membentuk Kampung Tangguh Termasuk diantaranya yaitu kesiapan mental masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Desa Jambudipa Asep Abdullah, mengatakan, pihaknya merasa bangga karena dipercayakan untuk menjalankan Program Kapolri terkait pembentukan Kampung Tangguh Nusantara.

" Hal ini merupakan kewajiban kami untuk melaksanakan amanat dan perintah dari pimpinan dan kami siap dalam melaksakannya.

"Mudah mudahan kedepannya Sosialisasi dan pembinaan Kampung Tangguh Nusantara dari Polres Cianjur dan Dinas PMD, dalam elaksanaanya nanti dapat berjalan dengan baik," pungkasnya.


Laporan : Ace
Editor : red

Kamis, 11 Juni 2020

Muspika Warungkondang Bersama Pemerintah Desa Jambudipa Gelar Rakor Rencana Pembentukan Rumah Tangguh Nusantara


Teropong Cianjur (Warungkondang)  -  Jajaran Muspika Warungkondang menggelar rapat kordinasi terkait rencana pembentukan Kampung Tangguh Covid-19, Hal tersebut dilakukan sebagai langkah dan upaya Muspika dalam menghadapi situasi dan kondisi ditengah merebahnya Covid-19, meski kondisi di Kabupaten Cianjur sudah memasuki kebiasaan baru (News Normal).  Kamis (11/06)

Rapat kordinasi pembentukan Kampung Tangguh yang dilaksanakan di Kantor Desa Jambudipa dipimpin langsung oleh Camat Warungkondang didampingi Kapolsek, Kepala Desa dan Ketua RT/RW

Kapolsek Warungkondang Kompol Gito SH menyampaikan, Kita menindaklanjuti Instruksi dari pimpinan sesuai kebijakan Kapolri, bahwa seluruh wilayah Republik Indonesia harus berinisiatif membentuk Kampung Tangguh Nusantara guna meliputi bidang sosial kesehatan, keamanan, sosial ekonomi kemudian tangguh di bidang kreatifitas lainnya.

"Untuk itu kita lakukan pertemuan dengan pemerintah Desa Jambudipa ini, untuk membentuk kampung Tangguh Nusantara tersebut tujuannya biar masyarakat tidak terfokus pada masalah antisipasi penyebaran Covid-19, tetapi juga memikirkan hal hal yang berkaitan dengan perekonomian dan kegiatan sosial lainya," paparnya.

Lanjut Kapolsek menambahkan, sesuai program Polri, setiap Kecamatan di Kabupaten Cianjur harus membentuk Pilot Projeck   satu Desa satu Kampung Tangguh, yang nantinya akan dijadikan percontohan dan bisa ditiru oleh kampung kampung yang lain.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Warungkondang, Dra.Hj,Sukmawati menambahkan, pertemuan ini dilaksanakan sesuai arahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (DPMD) Kabupaten Cianjur.

" Sesuai arahan Dinas PMD, disetiap Kecamatan Warungkondang dan Kecamatan lainya harus membentuk Kampung Tangguh Nusantara, tujuannya menggeliatkan kembali masyarakat di Bidang perekonomian, Kesehatan, bidang sosial dan aktifitas lainyan, "Tambahnya.


Menyikapi hal tersebut, Kepala Desa Jambudipa Asep Abdullah, mengatakan, pihaknya merasa bangga setelah mendapat penghargaan dari Kapolres Cianjur terkait penanganan Covid-19.

Dan sekarang dipercayakan oleh Muspika Warungkondang  untuk menjalankan Program Kapolri terkait pembentukan Kampung Tangguh Nusantara.

" Hal ini merupakan kewajiban kami untuk melaksanakan amanat dan perintah dari pimpinan dan kami siap dalam melaksakannya.

"Mudah mudahan kedepannya bisa menjadi barometer bagi kami yang dipercayakan dalam pembentukan kampung Tangguh Nusantara.

Dalam pelaksanaannya nanti akan diberi bimbingan dari Pemerintah DPMD Cianjur melalui Pemerintah Kecamatan untuk teknis pembentukan Kampung Tangguh tersebut," ujarnya.


Laporan : Ace
Editor : AC

Selasa, 09 Juni 2020

Pemerintah Desa Jambudipa Buka Lowongan Kerja Untuk Jabatan Kesra


Teropong Cianjur (Warungkondang) - Untuk mengisi kekosongan jabatan perangkat, Pemerintah Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang telah membuka lowongan kerja untuk satu orang yang ingin menjadi perangkat Desa dengan posisi jabatan Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasikesra).

Ketua Panitia Penjaringan Perangkat Desa Jambudipa Dadan Suhandi membenarkan adanya lowongan kerja bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri menjadi perangkat Desa.

" Kekosongan perangkat di Desa Jambudipa ini untuk posisi pelaksana teknis yaitu, Kepala Seksi Kesejahtraan (Kasi Kersa)," ucapnya. Rabu (10/6).

Lebih lanjut Dadan menjelaskan, Berdasarkan UU Desa NO 6 Tahun 2014, PP No 43 Tahun 2014, Permendagri  No 67 Tahun 2017 perubahan atas permendagri Tahun 2015 dan Perbup Cianjur No 22 Tahun 2019 perubahan atas Perbup No 12 Tahun 2018 Tentang Tatacara Pengangkatan dan pemberhentian perangkat Desa.

Adapun Persyaratan administrasi yang harus dipenuhi bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri, adalah sebagai berikut.

1. Warga Negara Republik Indonesia yang
Berusia Minimal 20 Tahun sampai dengan 42 Tahun saat Pendaftaran.

2. Surat Permohonan menjadi Perangkat Desa yang dibuat oleh yang bersangkutan diatas dengan ditunjukan ke Kepala Desa.

3. Surat Pernyataan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dibuat oleh yang bersangkutan diatas kertas yang bermaterai cukup sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

4. Surat Pemyataan Memegang Teguh dan Mengamalkan Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia dibuat oleh yang bersangkutan diatas kertas segel dan Bermaterai Cukup dan Salinan Ijazah Pendidikan dari Tingkat Dasar sampai dengan ijazah terakhir (Minimal SMA/Sederajat) yang dilegalisasi oleh Pejabat berwenang dengan menunjukan ijazah asli atau Surat keterangan dari pejabat yang berwenang bagi yang tidak bisa menunjukan ijazah asli atau rusak.

5. Salinan Akte Kelahiran yang disahkan oleh Pejabat yang berwenang.

6. Salinan Kartu Tanda Pcnduduk (e-KTP) dan Kartu Keluarga yang masih berlaku dan dilegalisir oleh Camat.

7. Surat Keterangan Sehat dari RSUD atau Puskesmas.

8. Surat Keterangan Bebas Narkoba dari RSUD atau Pejabat yang berwenang; 

9. Surat Kelakuan Baik dari Kepolisian 

10. Dafiar Riwayat Hidup 2 Pas Poto Ukuran 3x4 dan 4x6 masing -masing 3 Lembar. 

" Lamaran tersebut ditujukan pada Kepala Desa melalui Panitia Penjaringan dan Persyaratannya kami terima paling lambat tanggal 30 Juni Tahun 2020 jam 12.00 Wib di Desa Jambudipa," pungkasnya.


Laporan : Ace
Editor : red

Forkopimda Kabupaten Cianjur Sambut Gembira New Normal


Teropong Cianjur - Ditetapkan sebagai salah satu wilayah zona hijau dari Covid-19. Forkopimda Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat menyambut gembira New Normal dan sudah mulai menjalani kebiasaan baru atau AKB.

Setelah 2 minggu di tetapkan sebagai zona hijau Covid-19, toko-toko dan pusat perbelanjaan di Kabupaten Cianjur sudah mulai dibuka, bahkan masyarakatpun sudah diperbolehkan untuk beraktifitas dan berbelanja dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mewakili Forkopimda kabupaten Cianjur menjelaskan, Hal tersebut bukan hanya sebuah euforia yang kemudian diekspresikan dengan bisa merasa bebas untuk melakukan Kegiatan apapun.

"Hal ini bukan berarti bebas untuk bertindak apapun, bebas untuk siapapun dengan mengabaikan protokol kesehatan, karena dengan mengabaikan kebiasaan baru harus tetap dipatuhi, untuk tetap bisa mempertahankan cianjur zona hijau.”ucapnya

Lanjut Kapolres mengatakan, Semua hal tersebut bisa dicapai karena hasil kerja keras FORKOPIMDA kabupaten Cianjur dan peran serta seluruh masyarakat dalam upaya penanganan Covid-19. Selain itu FORKOPIMDA kabupaten cianjur juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di kabupaten cianjur.

" Rencananya sore ini Kapolres Cianjur akan kembali memberikan penghargaan kepada pengusaha, industri dan tokoh masyarakat yang dinilai berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 sekaligus sebagai upaya mendekatkan hubungan kepolisian dengan masyarakat terutama menjelang pilkada bupati 2020," pungkasnya.


(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Kamis, 04 Juni 2020

Dalam Waktu Dekat 8 Desa Di Kecamatan Warungkondang Akan Melenggarakan Penjaringan Perangkat Serentak


Teropong Cianjur (Warungkondang) - Sebanyak 8 Desa di Kecamatan Warungkondang dalam waktu dekat akan melaksanakan penjaringan perangkat Desa secara serentak. Hal tersebut Berdasarkan hasil Diskusi dan hasil Konsultasi ke Fakultas Hukum Tata Negara di Universitas Surya Kancana Cianjur tentamg pelaksanaan Penjaringan Perangkat Desa.

Ketua PPDI Kecamatan Warungkondang Dadan Suhandi menerangkan, Pendaftaran bagi para calon Perangkat Desa tersebut berdasarkan hasil Rekonsiliasi Data perangkat Desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur.

"saat ini terdapat kekosongan perangkat di 8 Desa di Kecamatan Warungkondang yang terdiri dari, Desa Cikaroya sebanyak 6 Orang, Desa Cisarandi 3 Orang, Desa Jambudipa 1 Orang, Desa Mekarwangi 2 Orang, Desa Tegallega 2 Orang, Desa Bunikasih 3 Orang dan Desa Bunisari 1 Orang Ditambah Desa Ciwalen 7 Orang. "

rencananya Pemerintah Kecamatan akan segera membentuk Panitia Pengawas tingkat Kecamatan dengan dengan dilengkapi Surat Keputusan (SK) dari Camat sesuai mekanisme Perbup no 22 tahun 2019 perubahan atas perbup no 12 tahun 2018 tentang tata cara pemberhentian dan pengangkatan perangkat Desa,"jelasnya. Kamis (4/6) 

Lanjut Dadan mengatakan, dengan adanya penjaringan serentak ini akan menghasilkan perangkat Desa yang murni hasil kemampuannya sesuai amanat Undang - undang yang barlaku.

Adapun pengawas panitia penyelenggara disetiap Desa, terdiri dari Camat Warungkondang Sebagai Ketua, Sekmat sebagai Sekretaris, Kapolsek, Danramil serta Kasi PPM sebagai anggota.

"Mudah mudahan Pengawas dari Kecamatan dapat membantu Panitia penyelenggara di Desa Desa dalam mempersiapkan fasilitas dan mengwasi proses pelaksanaan tahapan pengisian kekosongan perangkat Desa sesuai peraturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,"ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Cianjur, Dudi hendarsyah,S.Pd.I menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi adanya proses penjaringan perangkat yang difasilitasi oleh pihak kecamatan warungkondang.

"Mudah mudahan degan adanya kegiatan ini akan menghasilkan perangkat desa yang lebih berkompeten, seperti yang saya kutip dari pengarahan Menteri Dalam Negeri saat Rakor Percepatan Dana Desa tgl 02 Maret 2020 di Centul Cantre.

"Beliau meminta kepada Desa - desa untuk selalu meningkatkan Kinerja dan SDM Perangkatnya agar lebih kompeten lagi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk selalu melaksanakan Bintek perangkat desa agar dapat eksis di era globalisasi dunia dengan Harapan untuk mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Perangkat yang baik,"paparnya.

Menurutnya, rencana kedepan, setelah proses penjaringan administrasi selesai dilaksanakan oleh panitia lokal Yang didalamnya terdiri dari perangkat desa, LKD dan tokoh masyarakat, Akan dilaksanakan proses tes tulis oleh pihak Universitas Surya Kancana (Unsur) sesuai yang di rencanakan oleh pihak Kecamatan.

"mudah-mudahan kedepannya, dalam proses penjaringan serentak yang melibatkan pihak Akedemisi seperti yang di sampaikan salah satu dosen Fakultas Hukum Tata negara Universitas Surya Kancana Cianjur, bisa menjadi jadi Pilot project bagi kecamatan lainnya," pungkasnya.


Laporan : Ace
Editor : red

Cianjur Nol Pasien Poositif COVID-19, Bersama Muspida Terus Lawan Penyebaran Corona

Jajaran Muspida Kabupaten 

Teropong Cianjur - Di masa adaptasi kebiasaan baru atau (New Normal), update data dua pasien positif COVID-19 di Cianjur yang sempat menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit di Cianjur, dinyatakan sembuh setelah menjalani tes swab kedua kalinya, sehingga Cianjur saat ini nol pasien positif COVID-19.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto bersama Muspida Cianjur bersyukur dengan sembuhnya kedua pasien tersebut, sehingga membuat Cianjur nol pasien Corona, "Kami akan terus bersama-sama melawan corona, meningkatkan sosialisasi pada warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di dalam atau di luar rumah terlebih pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB)." Ujarnya

Pihaknya menegaskan telah memerintahkan seluruh jajaran agar bekerjasama dengan semua stakeholder untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Kami telah memerintahkan seluruh jajaran baik di polres maupun polsek bekerjasama dengan pihak terkait untuk tidak bosan melaksanakan himbauan protokol kesehatan ditempat-tempat umum yang menjadi pusat keramaian masyarakat, semoga tidak ada lagi pasien positif di Cianjur" ujar AKBP Juang
 
Ditempat lain ketua gugus Cianjur dr. Yusman menyatakan bahwa selama tiga bulan terakhir, tercatat 5 orang warga Cianjur, masuk dalam daftar pasien positif COVID-19, satu orang meninggal dunia dan empat orang lainnya dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan rumah sakit di Cianjur.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Cianjur tercatat sebanyak 110 orang, 27 orang pasien meninggal dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 894 orang, 10 orang di antaranya meninggal dunia.


Sumber : Paur Humas Polres Cianjur
Editor : AC

Senin, 01 Juni 2020

Kapolres Cianjur Berikan Penghargaan Untuk Personil Dan Masyarakat Yang Berprestasi Dalam Pencegahan Covid-19


Teropong Cianjur - Polres Cianjur Polda Jabar berikan penghargaan kepada personel Polri yang berprestasi dan masyarakat yang telah bersinergi dalam melaksanakan maklumat kapolri dalam rangka penanganan covid-19 di wilayah hukum polres cianjur. Selasa (2/5).

Penghargaan tersebut diberikan melalui Apel pagi di Mapolres Cianjur yang dipimpin AKBP Juang Andi priyanto didampingi perwira apel Kabag Sumda Polres Cianjur Kompol Asep Agustoni, dan Kasubbag Sarpras Iptu Heri Zanuar bertindak sebagai komandan apel Kasubbag Sarpras Iptu Heri Zanuar dengan diikuti oleh PJU Polres cianjur personil polres cianjur dan ASN polres cianjur.

Adapun 14 (empat belas) orang yang mendapat penghargaan tersebut, terdiri dari personil polres cianjur dan masyarakat seperti ketua DKM, pimpinan pondok npesantren, pendeta gereja, pimpinan vihara, dan Kepala Desa.

Dalam arahannya Kapolres Cianjur menyampaikan, dengan kepatuhan dan ketaatan pada maklumat kapolri, tentunya dapat membantu pemerintah dalam menangani perkembangan covid-19 khususnya di kabupaten cianjur.

"Dalam penanganan dan pencegahan wabah covid-19 ini perlu adanya sinergitas dari berbagai komponen masyarakat seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, apalagi sekarang ini pemerintah telah memberlakukakan New Normal dibeberapa tempat di Indonesia, tentu kita harus lebih ketat dalam menerapkan sosial distancing atau jaga jarak,"ungkapnya.

Kapolres menambahkan, "kita harus tetap mensosialisasikan kepada masyarakat tentang maklumat kapolri nomor 2 tahun 2020 dan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19 sehingga kabupaten cianjur terbebas dari Covid-19," pungkasnya.


(Sumber : Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Jumat, 29 Mei 2020

Muspida Cianjur sepakat Menuju Zona Hijau Dengan Adaptasi Kebiasaan Baru.


Teropong Cianjur - Kabupaten Cianjur menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang menjadi wilayah Zona Biru. Sehingga, Cianjur bersiap menuju zona hijau dengan adaptasi kebiasaan baru.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, pihaknya bersyukur dengan ditetapkannya Cianjur menjadi zona biru. 

“Alhamdulillah, setelah melakukan vicon dengan Pak Gubernur Jabar, Cianjur menjadi zona biru  kita akan melakukan hidup baru new normal atau adaptasi kebiasaan baru,” kata Kapolres bersama muspida lainnya seusai vicon dengan Gubernur Jabar di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (29/5/2020).


Kapolres berharap, Kabupaten Cianjur bisa menjadi zona hijau kembali agar masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti semula, Kapolres juga mengatakan, masyarakat Cianjur jangan terburu buru dengan euforia atas kondisi Cianjur sekarang. Pihaknya ingin, ada tahapan-tahapan. “Kita ingin ada tahapan tahapannya, wisata, sekolah dan lainnya akan dibuka lagi, secara bertahap dan harus dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Langkah pertama, kata beliau, pihaknya bersama forkopimda akan melakukan dan membahas perbup. “Kita akan bahas, apa saja yang akan kita lakukan,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani menambahkan, pihaknya bersama forkopimda akan melaksanakan pengendoran di sejumlah pos pos perbatasan. “Setelah ada informasi zona biru, kita akan kendorkan penyekatan di sejumlah perbatasan, ” ujarnya.

Meski begitu, kata dia, pihaknya bersama forkopimda juga akan melakukan pengetatan dan pendisiplinan kepada masyarakat di sejumlah tempat keramaian, menerapkan protokol kesehatan di semua kegiatan  pabrik, perkantoran, tempat umum, pasar, tempat ibadah.

“Kita akan selalu mengingatkan masyarakat dengan pengeras suara agar disiplin, untuk memutus mata ranrai corona di Cianjur, ” ujarnya.


(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Kamis, 28 Mei 2020

Puluhan Lansia Di Cijati Mendapat Bantuan Grup Facebook Info Cijati


Teropong Cianjur (Cijati) - Jajaran pengurus group Facebook Info Cijati Cianjur Selatan, menggelar bansos dengan membagikan uang kepada puluhan lansia di Kecamatan Cijati Cianjur Selatan, Kamis (28/05).

Adapun yang menjadi sasarannya adalah, para lansia yang tak terdata oleh pemerinta pusat maupun daerah. Seperti bantuan sosial dari pemerintah Pusat, Provinsi, BLT Desa berupa bantuan PKH, BPNT, BTS dan BLT.

Mekanisme yang dilakukannya adalah, terjun langsung ke lapangan bekerjasama dengan masyarakat untuk mendata warga-warga yang tidak terdata oleh pemerintah untuk menerima bantuan selama pandemi virus covid-19.

Salah seorang admin Info Cijati Hendar Kun (35) mengatakan, bahwa kegiatannya itu murni atas dasar kemanusiaan yang ingin membantu meringankan beban pemerintah di 10 desa seKecamatan Cijati.

"Ya, ini kami lakukan dengan tujuan membantu kemanusiaan dan kami pun melakukannya secara sukarela," katanya.

Hendar menjelaskan, adapun anggran biaya untuk bansos tersebut, bisa terlaksana atas kerjasama/sinergitas para admint dengan donatur yang ada di Kecamatan Cijati.

"Alhamdulillah sebenarnya ada donatur tunggal yang membiayai, ternyata kami denga H. Subarkah alias Aa Barkah sama-sama memperhatikan keadaan Kecamatan Cijati," jelasnya.

Hal senada juga dikatakan H. Subarkah selaku donatur bansos tersebut. Menurutnya agenda tersebut sudah biasa dilakukan setiap bulannya untuk membantu sesama oleh keluarganya nya.

"Sebenarnya ini agenda Rutin keluarga kami setiap setahun sekali setelah lebaran. Namun karena kebetulan kemarin ada temen-temen dari Group Facebook Info Cijati mengajak bekerjasama untuk mengadakan bansos diwilayah Kecamatan Cijati kenapa tidak untuk jalankan," ucap Aa Barkah panggilan akrab H. Subarkah.

Aa menambahkan, jujur saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan para admin di grup Facebook info cijati ini. Mereka tidak hanya membantu tetangganya saja, melainkan membantu satu Kecamatan.

"Untuk kedepannya bersama rekan-rekan grup Facebook Info Cijati, kita akan membantu para santri yang mondok di pondok pesantren yang ada ada di wilayah kecamatan cijati,"tambahnya.


Laporan : SN
Editor : SN

Rabu, 27 Mei 2020

Pendistribusian Paket Sembako Provinsi Jabar untuk 11 Desa Kecamatan Warungkondang

Teropong Cianjur - Pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk untuk disalurkan ke masyarakat melalui 11 Desa seKecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur. kamis (28/5)

Bantuan sosial yang diberikan Pemprov Jabar yakni berupa tunai dan pangan non tunai senilai uang Rp 500 ribu per Rumah Tangga Sasaran (RTS).

Adapun Rincian dari bantuan tersebut, senilai Rp150 ribu untuk bantuan tunai per keluarga serta bantuan pangan non tunai mulai dari beras 10 kilogram, terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kiloggram, makanan kaleng 2 kg, vitamin C, mi instan sebanyak 16 bungkus, telur 2 kg, dan minyak goreng 2 liter, dengan total Rp.350 ribu.

Camat Warungkondang, Dra,Hj.Sukmawati membenarkan adanya Penyaluran Paket Sembako Bansos Propinsi Jabar ini di dustribusikan untuk 11 Desa di Kecamatan Warungkondang.

"Pada hari jumat lalu kita menerima bantuan tersebut sebanyak 700 paket dan untuk hari ini kita menerima sebanyak 1472 paket, jadi jumlah keseluruhannya 2172 yang akan disebarkan ke 11 Desa untuk disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya masing masing.

"Adapun masing masing Desa yang mendapatkan bantuan Paket Sembako tersebut, terdiri dari," Desa Bunisari sebanyak 333 paket, Cikaroya 57 paket, Sukamulya  32 paket, Cieundeur  111 paket, Bunikasih  227 paket, Sukawangi  27 paket, Mekarwangi  377 paket, Jambudipa  505 paket, Cisarandi  300 paket, Tegalega  207 paket dan Desa Ciwalen 1 paket,"paparnya.

Sementara itu, saat dimintai tanggapan melalui media sosial Watshap, adanya salahsatu Desa di Kecamatan Warungkondang yang mendapatkan hanya 1 (satu) paket Sembako, yaitu Desa Ciwalen.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Warungkondang, hanya menjawab," heunteu tanggap, Goreng gawe kitu," (tak menanggapi, jelek bekerja gitu).

Hingga berita ini diterbitkan yang bersangkutan (TKSK) belum bisa memberikan keterangan untuk diketahui masyarakat (publik).


Laporan : Ace

Editor : AC

Selasa, 26 Mei 2020

Penyaluran Paket Sembako Dari Provinsi, Desa Jambudipa


Teropong Cianjur (Warungkondang) - Pemerintah Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang, Cianjur, bagikan bantuan Sembako dari Provinsi sebanyak 505 Paket untuk warga dari dampak pandemi Covid-19 di 3 Kedusunan. Rabu (27/5)

Bantuan tersebut dibagikan langsung kesetiap rumah warga oleh tim petugas pengantar dengan didampingi Babhinkamtibmas, Babinsa, para Kepala Dusun dan Ketua RT/RW.

Kepala Desa Jambudipa Asep Abdullah,S.Pd menjelaskan, pendistribusian bansos sebelumnya dibahas dalam Musdesus mengenai penerima rencana pembagian Bansos dari Provinsi Jabar untuk masyarakat.

"AlhamduliIIah hari ini kita sudah menyalurkan bantuan sembako dari Provinsi untuk warga di tiga kedusunan 40 ke Rt-an Desa Jambudipa dibagikan langsung oleh petugas pengantar dari Desa.

"mudah mudahan dengan adanya Bantuan Sembako dari Provinsi ini bisa bermanfaat dan menunjang kebutuhan masyarakat dari dampak Covid-19 saat ini,"jelasnya.


Sementar itu, Sekertaris Desa Dadan Suhandi mengatakan, adapun paket sembako yang dibagikan, berisi beras 10 kilogram, makanan kaleng 4 buah, gula 1 kilogram, minyak 2 liter, terigu 1 kilogram, satu botol vitamin C, mie instan 16 bungkus, 2 kilo telur dan uang tunai Rp 150.000 selama tiga bulan kedepan.

"bagi warga yang belum menerima batuan tersebut, untuk bersabar, semoga dengan pengajuan oleh Pemerintah Desa tahap berikutnya bisa terjaring di bantuan bantuan lain nya,"ucap Dadan.

Dadan menambahkan, Pemerintah Desa bersama pihak terkait akan terus melakukan berbagai upaya mencari solusi untuk penangan pendemi Covid-19 yang berdampak pada perekonomian masyarakat khususnya warga Desa Jambudipa.

"Kita akan terus mencari solusi untuk perekonomian warga dari dampak pamdemi Covid-19 ini,"tambahnya.


Laporan : Ace

Editor : AC

Senin, 25 Mei 2020

Forkopimda Kabupaten Cianjur Tegaskan Masyarakat Disiplin Terapka PSBB


Teropong Cianjur – Forum koordinasi pimpinan daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Cianjur meminta masyarakat Cianjur untuk disiplin menerapkan pembatasan sosial dan bergotong-royong dalam menghadapi pandemi virus korona. Forkopimda mengajak masyarakat untuk berperan memutus rantai penyebaran covid-19 dengan tetap berada di rumah.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara-saudara yang telah tinggal di rumah dan juga  beribadah di rumah. Karena dengan berada di rumah, kita semua telah berupaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 dan artinya telah menyelamatkan banyak keluarga dari virus ini" ucap Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mewakili Forkopimda saat ditemui di Pendopo Cianjur, Senin(25/05).

Bupati Cianjur Herman Suherman menambahkan bahwa kedisiplinan yang kuat dalam melakukan pembatasan sosial dan jaga jarak menjadi kunci keberhasilan dalam menahan laju penyebaran corona. Peran warga dalam mematuhi pembatasan sosial amat penting. Ia pun meminta masyarakat menguatkan kedisiplinan dengan menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas luar rumah yang tidak mendesak.

"Ketika kedisiplinan kuat itu kita lakukan, insyaallah, kita akan kembali pada situasi dan kondisi normal dan dapat bertemu dengan saudara, bertemu dengan teman, bertemu dengan kerabat dan tetangga dalam situasi yang normal. Tapi untuk saat ini marilah kita tetap berada di rumah saja," ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan pandemi Covid-19 yang saat ini dihadapi Kabupaten Cianjur merupakan ujian berat yang juga dialami daerah lain. Indonesia kini juga masih berjuang menghadapi pandemi covid-19.

"Mari kita terus bersama-sama menangani pandemi ini, bergotong-royong, bersatu padu, Karena hanya dengan cara kebersamaan ini kita akan dapat mengatasinya. Tetaplah bersabar, optimis, tetap disiplin berada di rumah, jaga jarak dalam berhubungan, berinteraksi dengan orang lain, hindari kerumaunan, rajin cuci tangan, pakailah masker saat keluar rumah," imbau Kapolres.

"Kita tidak sendiri, kita juga bersama dengan daerah - daerah lain yang juga mengalami hal yang sama untuk bersama mengatasi pandemi ini," ungkapnya.


(Sumber : Humas Polres Cianjur
Editor : red

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...