Minggu, 10 November 2019

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-74 Pemkab Cianjur


Cianjur, [TC] - Hari  ini merupakan hari yang bersejarah bagi seluruh bangsa republik indoneaia, yaitu sebagai hari pahlawan nasional  10 November 2019, hari ini Pemda Kabipaten Cianjur mengadakan Upacara yang dimulai pukul 08.00 s/d 08.30 Wib, bertempat di halaman Kantor Pemkab Cianjur yang dipimpin langsung oleh PLT Bupati Kabupati Cianjur, H. Herman Suherman, ST, M. Ap, Minggu 10/1/2019 pagi

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0608 / Cianjur Letkol Inf. Rendra Dwi Ardhani SE, M. Han, Kapolres Cianjur diwakili oleh Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Warsito, SH, Danyon Armed 5 - 105 / Tarik Letkol Arm. Krisrantau, Wadanyon R 300 / BJW Mayor Inf. Setiawan, Dansubpom 1 - 1 Cianjur Kapten Cpm Amir, Ketua DPRD Kab. Cianjur Bpk. Ganjar Ramdhan, OPD Pemda Kab Cianjur serta para tamu undangan lainya.

Pada kesempatan Upacara tersebut PLT Bupat Cianjur membacakan amanat sambutan Menteri Sosial, sbb :

Puji Syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa atas limpahan rahmat dan karunia - nya, pada hari ini di seluruh pelosok tanah air dan perwakilan RI di luar negeri, kita dapat melaksanakan upacara bendera dan mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik untuk memperingati hari pahlawan 10 November 2019 dengan hikmat.

Setiap hari pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 november 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia, pada pertempuran tersebut tetap bersatu padu berjuang pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

IMG-20191110-WA0006
Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidak datang begitu saja,namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari pendahulu negeri, semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan perjuangan tersebut hendaknya perlu terus ditumbuh kembangkan dalam hati sanubari segenap insan warga negara Indonesia.

Dengan peringatan hari pahlawan di harapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang the founding father kita bung Karno menyatakan bahwa *hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawan dapat menjadi bangsa yang besar*selain itu peringatan hari pahlawan kita bangkitkan semangat inovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini sebagai tema peringatan hari pahlawan tahun 2019 *AKU PAHLAWAN MASA KINI*

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia,dalam bentuk aksi aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis dan merugikan orang lain dan sebagainya.

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang untuk hari pahlawan,bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa dimata internasional.

Peringatan hari pahlawakiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia,jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa, jangan biarkan negeri kita kaya, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain, mari kita maknai hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju.

Saudara sebangsa dan setanah air, hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata,tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi, untuk itu marilah kita terus-menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia.

Selamat hari pahlawan 2019 semoga Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada bangsa Indonesia agar dapat menjaga keutuhan NKRI yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu negeri sekali lagi jadilah pahlawan yang masa kini yang membanggakan negeri.



editor : SR
Laporan : Humas Polres/Ace

Ratusan Peserta Binlat Nobar Film 'Hanya Manusia' Bersama Staf Polres Cianjur



Teropong Cianjur - Polres Cianjur mengajak peserta binlat untuk menyaksikan penayangan film yang dipersembahkan Divisi Humas Polri dengan judul ‘Hanya Manusia’ pada hari Sabtu (08/10).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Cianjur Jaka Mulyana S.IK., M.IK. dan dihadiri oleh Staff Polres Cianjur dengan jumlah penonton dari peserta binlat sebanyak 108 orang.

Film yang mengangkat tema besar “Human Traficking atau Perdagangan manusia”, merupakan kasus yang cukup marak terjadi belakangan ini. Bukan lagi nasional tapi sudah menjadi isu internasional, di mana film ini terdapat nilai kemanusian.


Film persembahan Divisi Humas Polri ini, berkisah tentang seorang abdi Negara bernama Annisa yang diperankan oleh Prisia Nasution, yang tergabung pada Satuan Reserse Kriminal umum Polres Metro Jaya Utara, bersama dengan Iptu Aryo yang diperankan oleh Lian Firman ditugaskan untuk mengusut sebuah kasus Human Trafficking.

Annisa yang merupakan seorang perwira muda yang dihadapkan dengan pilihan sulit antara tugas dan keluarga.

Annisa harus memecahkan masalah atau teror penculikan anak-anak perempuan di bawah umur dan disitu adiknya sendiri turut serta menjadi korban dari sindikat penculikan.

Tujuan nonton film bareng "Hanya Manusia" ini mengenalkan kepada peserta binlat tugas pokok seorang polisi sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Editor : SR
Laporan : Humas Polres Cianjur/SR


LK- Komisariat Arrasy HMI Cabang Cianjur




LK HMI Komisariat Arrasy

Cianjur - Pembukaan Latihan Kader (LK)-1 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur Komisariat Arrasy, yang dilaksanakan di wilayah Desa Sukamulya Kecamatan Karang Tengah Cianjur.

Ketua panitia Latihan Kader 1 (LK) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Cianjur M.Ilham mengatakan, kegiatan LK-1 ini di ikuti senanyak 18 peserta dari 2 (dua) Fakultas, Tekhnik dan Faster.

" kegiatan ini  dilaksanakan untuk para  Mahasiswa/i khusus bagi kader HMI, selain itu, pentingnya berorganisasi, karena bisa menambah wawasan dan membentuk diri kita," ujarnya, minggu (10/11).

Sementara itu, Pemateri LK-1 HMI Cabang Cianjur, Muhamad Duwaeni, S.Agr mengatakan,
Menurutnya, hal ini sangat penting bagi para kader HMI, " Selain untuk menambah wawasan, dari LK ini akan mendapat pengetahuan tentang HMI dan ke-indonesiaan, senagaimana diketahui, kader HMI tidak hanya dididik untuk mengkaji masalah keagamaan, "tuturnya.

Dia juga menjelaskan, para kader HMI dituntut untuk memahami masalah keumatan dan kebangsaan di Indonesia sebagai modal untuk membentuk kader aktivis dan akademis.

"menjadi mahasiswa harus mampu mengkritisi masalah-masalah sosial yang terjadi di indonesia khususnya di Kabupaten Cianjur sendiri, "jelasnya.



Editor : AC
Laporan : Ace

Sabtu, 09 November 2019

Polsek Naringgul Berhasil Tangkap 4 Pelaku Kasus Pencurian Batree Tower Telkomsel


Cianjur - Polsek Naringgul berhasil unkap pelaku pencurian blok batere merk Shoto Tower milik Pt Telkomsel CJR 072. Berdasarkan keterangan Polsek Naringgul Iptu Mardi melalui Paur Humas Polres Cianjur Ipda Budi Setiayuda, menjelaskan, pada hari kamis tanggal 07 Nopember 2019, sekitar pukul 01:00 Wib, di kampung Neglasari Rt 03/01 Desa Wangunjaya Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur telah terjadi pencurian sedikitnya 5 blok batere merk Shoto Tower Pt Telkomsel CJR 072 KP LASARI.

Para tersangka melakukan aksinya dengan cara menggunting pagar GRC dan membongkar kunci gembok pintu rectifier. Namun aksi pelaku diketahui oleh warga.

" pelaku masuk ke dalam tower dengan cara menggunting pagar GRC selanjutnya membongkar gembok pintu Rectifier. "jelasnya 


Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan petugas kepolisian sebanyak 4 dari 7 orang tersangka, diantaranya berinisial (AS) Als Euncang (23) warga kampung Cibulakan Rt 03/02 Desa Buana mekar Kecamatan Panimbangan Ciamis. (SB) Als Kudus (56) warga Sukamerang kabupaten Garut. (AN), (48) warga Desa Soklat Kecamatan/Kabupaten Subang dan (HN) (27) warga Desa Sibanteng kabupaten Bogor.

"barang Bukti yang sudah diamankan , 1 (satu) unit kendaraan daihatsu granmax No. pol . D -8738- WB , warna putih berikut kunci kontaknya, satu bilah golok 5 (lima) buah baterai merk shoto warna abu abu, 3 (tiga) unit Hp merk oppo dan polytron.

Selanjutnya, langkah yang diambil petugas kepolisian, Cek tkp, Mendata para Saksi, dan Melakukan Pemeriksaan terhadap para pelaku.

Untuk melakukan pengembangan kasus tersebut, sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap para tersangka,  karena masih ada tiga tersangka lainnya yang belum tertangkap yaitu Saudara Obet, Rendi dan Jimi." lanjut Akp mardi

Akibat dari perbuatannya tersangaka dikenakan Pasal 363 KUH pidana dengan ancaman hukuman 5 (lima) tahun penjara.




Editor : AC
Laporan : Humas Polres/Ace

Jumat, 08 November 2019

Rumah Mak Kiyah Mendapat Tinjauan Langsung Kapolres Cianjur

Kapolres Cianjur tinjau langsung rumah mak Kiyah.

Teropong Cianjur, - Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto S.|.K., S.H., M.Hum., meninjau langsung lokasi rumah mak Kiyah, Jum'at (08/10).

Rencananya, akan diusulkan program 'Asistensi Sosial Lansia Terlantar' dari Pemda Cianjur ke Kemensos, dengan bantuan Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) perbulan.

Selanjutnya, program Rutilahu bisa dilaksanakan, hanya saja tinggal menunggu status tanah yang jelasnya saja.

Pada hari itu, Mak Kiyah juga mendapat bantuan dari Kemensos, Kadinsos, Camat setempat dan Kapolsek Pacet berupa beras, mie instan dan uang tunai. 

Melalui Paur Subbag Humas Polres Cianjur, IPDA Budi Setiayuda menyampaikan, bahwa Kapolsek Pacet beserta pihak Kemensos, Pemda Cianjur dan pemilik rumah makan Alam Sunda memberikan santunan langsung kepada Mak Kiyah.

"Untuk membangun rumah Mak Kiyah, pemilik rumah makan Alam Sunda H. Pandi, memberikan santunan sebesar  Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta ),- katanya.

Lanjut Humas, pihak keluarga, sepakat menyerahkan pengelolaan keuangan dari hasil bantuan kepada saudara adang dan anaknya yang bernama agus selaku kerabat dekat ma kiyah. 

"Untuk memulai pembangunan rumah mak Kiyah, akan dilaksanakan pada hari Jum'at (08/10). Untuk tukang akan dibayar secara harian, sementara yang lainnya akan dibantu oleh masyarakat dengan cara swadaya (kerja bakti)," tandasnya.

Editor : SR.
Laporan : Humas Polres Cianjur/SR.

Nurzen Santri Penjual Kerupuk Kembang

Nurzen (12) santri penjual kerupuk kembang.

Teropong Cianjur, Cianjur Selatan - Nurzen (12), seorang santri 'cilik' warga Kampung Pesantren AI-Falah RT 02/04, Desa Simpang, Kecamatan Pasirkuda, Cianjur Selatan, begitu gigih, ikhlas dan sabar jualan kerupuk kembang (jajanan/cemilan,red) keliling dari kampung ke kampung, demi menafkahi hidup bibi dan neneknya.

Nurzen mengaku, hal itu ia lakukan, lantaran ayahnya sudah meninggal, sementara ibunya pergi entah kemana. "Semeninggalnya ayah, ibu pergi entah kemana, Nurzen (red) tinggal sama nenek," kata Nurzen saat bertemu di terminal Pasir Hayam, kemarin.


Mirisnya lagi, meski upahnya tak seberapa dari hasil jualan kerupuk, yang diam
seminggu sekali ngambil kerupuk ke kota (Cianjur) dengan sabar ia menekuninya, karena tak ada pekerjaan lain.

"Nyandak kurupuk saminggon sakali ka kota. Kekengengan tina saminggon mung Rp. 150.000,-, tapi alhamdulillah pak (red), sanaos saalit ge ku abdi dilekenan. Upami ngetang kana ongkos mh tos seep di jalan, ti bumi (Cianjur Selatan) ka Cianjur kota th seep Rp. 80.000; da tebih " ungkap Nurzen.

Diketahui kedua orangtua Nurzen sudah tak bersamanya lagi, semeninggal ayah dan ibunya yang pergi entah kemana, Nurzen tinggal bersama bibi dan neneknya.

Kendati demikian, Nurzen  tak pernah putus asa, demi menghidupi bibi dan neneknya, ia rela jualan kerupuk kembang.

"Setelah ayah meninggal dan ibu pergi gak tahu kemana, Nurzen tinggal di rumah bibi sama nenek. Karena gak mau ngerepotin, Nurzen dagang kerupuk keliling kampung, buat nyambung hidup," ujar Nurzen.

Nurzen menyambungkan, pulang dagang ke rumah mandi sama makan, malamnya pergi ngaji di pondok.

"kalau makan di rumah sama bibi dan nenek, malamnya ke pondok (ngaji), kepengennya ya sekolah, tapi gak punya biaya," pungkasnya.

Editor : SR
Laporan : SR

Kamis, 07 November 2019

Rapat Evaluasi Survei SUBDAS Citarum


Rapat evaluasi hasil survei SUBDAS Citarum.

Teropong Cianjur, Jakarta - Komunitas pegiat lingkungan, yakni Kaukus dan Kompac asal Cianjur, menggelar rapat  bersama Kabag Program dan Evaluasi KLHK.

Rapat tersebut berlangsung di gedung Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, yang beralamat di Jalan D.I Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas Jakarta Timur, Kamis (07/10), kemarin, sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai.

Adapun yang menjadi pokok bahasan dalam rapat kemarin itu, adalah mempertanyakan hasil survei SUBDAS Citarum, yang mengalir dari sungai Cianjur dan Cikundul, yang kemudian mencari penyelesaiannya seperti apa.

Setiap komunitas dituntut untuk mengeluarkan ide (gagasan), yang tujuannya supaya menyelamatkan DAS-DAS tersebut, dan bisa bernilai ekonomis.


Kabag Program dan Evaluasi KLHK Tulus Laksono (ketiga dari kiri)

Kepada awak Kabag Program dan Evaluasi KLHK Tulus Laksono menyampaikan, bahwa dirinya mengharapkan, kedua komunitas pegiat lingkungan tersebut, bisa dijadikan tim patroli sungai.

"Ya tentunya kami mengharapkan, kedua komunitas dari Cianjur ini, Kaukus dan Kompac, nantinya akan dibentuk sebagai patroli sungai, yaitu menjaga sungai Cianjur kemudian Cikundul, untuk supaya bisa menjaga sungai itu," katanya.

Lanjutnya, dua komunitas ini, harus bisa mandiri, artinya harus bisa mengembangkan dan menciptakan gerakan mengurai sampah (mengelola), yang mana sungai bisa terbebas dari sampah, sehingga aliran sungai tersebut bisa menjadi tempat wisata air dan dijadikan sebagai sumber penghasilan.

"Uraian singkatnya, harus ada gerakan untuk mengangkat sampah di sungai, dan merencanakan bagaimana mengurangi limbah domestik yang masuk ke sungai," terangnya.

Tulus Laksono menghimbau, untuk Pemerintah Daerah, supaya lebih mendukung gerakan-gerakan komunitas.

"Peran serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, itu memang sangat penting. Karena itu kan ada di Cianjur artinya yang paling deketlah," imbuhnya.

Kami mengharapkan Dinas terkait, mau mendukung untuk memfasilitasi, seperti penyiapan sarana dan prasarananya, semisal kalau komunitas itu melakukan gerakan masalah sampah, sarana dan prasarana itulah, yang harus didukung.

"Ya, sarana lainlah tentunya. Seperti jangka panjangnya, dijadikan program wisata pendidikan untuk anak-anak sekolah supaya cinta lingkungan, itu kan ada hubungannya dengan Dinas Pendidikan. Nah, Komunitas-komunitas inilah yang menjalankan pengenalan lingkungannya," harap Kabag Program dan Evaluasi KLHK.

Editor : SR
Laporan : SR/DN

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...