Selasa, 07 Juli 2020

Tercatat Dalam Sejarah, DPRD Jabar Apresiasi Kegiatan Rapid Tes Polres Cianjur

DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj.Lilis Boy

Teropong Cianjur - Rapid test yang gelar Polres Cianjur pada tanggal 25 Juni lalu, menjadi sejarah dan tercatat dalam Rekor Museum Dunia Indonesia (MURI) sebagai kegiatan dengan jumlah peserta terbanyak dan pertama kali terjadi di Kepolisian Republik Indonesia tingkat Polres.

Tercatat hampir 2 ribu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, Diantaranya terdiri dari anggota Polri beserta keluarga, TNI, Aparatur Sipil Negara(ASN), serta masyarakat.

Penyelenggaraan rapid test yang di prakarsai Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mendapat apresiasi dan simpati dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lilis Boy.

Menurut legislator dari Fraksi Demokrat Hj. Lilis Boy mengatakan, upaya yang dilakukan Kapolres Cianjur untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan mengadakan rapid test massal adalah salah satu kepedulian Polres Cianjur kepada masyarakat.

“Saya sebagai Perwakilan masyarakat dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya pada Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto yang begitu besar perhatiannya pada warga Cianjur agar terhindar dari penyebaran covid-19.

Dan saya sangat mengapresiasi kinerja beliau selama mengemban tugas di Cianjur,” ungkap Hj. Lilis Boy pada selasa (7/7/20).

Tidak hanya menyelenggarakan rapid test massal menurutnya, Kapolres Cianjur juga sangat peduli dengan masyarakat selama pendemi dengan membagikan beras dan sembako untuk masyarakat yang terdampak.

“Beliau juga sangat peduli kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan selama pendemi, bahkan beliau tak segan-segan turun langsung membagikan sembako kepada masyarakat.

" Semoga Pak Juang Andi Priyanto terus peduli memperhatikan masyarakat Cianjur,” pungkasnya.



Sumber : (Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Minggu, 05 Juli 2020

Jajaran Polres Cianjur Lakukan PAM Aksi Longmarch DPW FPI


Teropong Cianjur - Polres Cianjur laksanakan pengamanan Aksi Longmarch DPW FPI Cianjur beserta Ormas Gabungan yang ada di Kabupeten Cianjur menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Minggu, (05/07/20)

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, yang dihadiri oleh Dir samapta Polda Jabar, Wadir binmas Polda Jabar, hadir pula para pju polres cianjur, personel Polres dan polsek jajran polres cianjur, kodim 0608/CJR, Satpol-PP dan dari tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupeten Cianjur 

Diketahui masa aksi DPW FPI Cianjur yang dipimpin oleh Habib Hud Al Idrus, beserta gabungan ormas yang berjumlah 500 orang melaksakan Longmarch dengan rute yaitu Start Tugu Taucho- Jl. Hos Cokroaminoto - Jl. Mangunsarkoro - Jl Adi Sucipta - Jl. Siliwangi - Jln Ir. H. Juanda dan Finis di Tugu Gentur Cianjur (Bunderan Hypermart) kemudian melaksnakan orasi. 

Kapolres Cianjur AKBP Juang mengungkapkan bahwa Polres Cianjur beserta unsur terkait lainya melaksanakan jalannya pengamanan dan menegaskan bahwa seluruh petugas pengamanan samasekali tidak dibekali dengan senjata api 

“Bahwa kita dari unsur TNI-Polri dan dari pemerintah daerah siap melaksanakan pengamanan jalannya aksi penolakan RUU HIP ini, Saya juga minta kepada setiap anggota yang ada di lapangan untuk tidak membawa senjata api saat pengamanan berlangsung”tegasnya 

Selain itu orang nomor Satu di jajaran Polres cianjur dengan tegas menyebutkan bahwa jajarannya  bertugas mengawal dan menjamin kondusifitas dengan mengedepankan sikap yang humanis pada saat pelaksanaan berlangsung.

“Kita sifatnya hanya mengawal dan menjamin keamanan saat aksi berlangsung, oleh karena itu, saya mohon kepada seluruh petugas pengamanan untuk tetap mengedepankan sikap yang humanis” pungkasnya


Sumber : (Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : red

Jumat, 03 Juli 2020

Wadir Binmas Polda Jabar Kunjungi Kampung Tohaga Lodaya


Teropong Cianjur - Wadir Binmas Polda Jabar didampingi Kasat Binmas Polres Cianjur lakukan kunjungan ke Kampung Tohaga Lodaya di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu Kabupten Cianjur, Jum’at (03/07).

Kampung Tohaga Lodaya tersebut dilengkapi dengan tempat cuci tangan dan juga thermo gun pengukur suhu tubuh, sebelum masuk ke lembur tangguh juga wajib menggunakan masker.

Daalm kunjungannya Wadir Binmas Polda Jabar AKBP M. ROIS, SIK, MH mengungkapkan, tujuan pembentukan Kampung Tohaga Lodaya tersebut untuk menjadikan suatu wilayah tangguh/Tohaga dalam berbagi aspek untuk pencegahan dan penanggulangan pertama Covid-19.

" pembentukan Kampung Tohaga Lodaya di satu wilayah guna menjadikan masyarakat dari segi Keamanan, Ketahanan pangan, Penanagan Komunikasi dan Informasi dalam menghadapai Pandemi,” ungkapnya.


Menurutnya, Adapun program Lembur Tohaga Lodaya di Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu Cianjur terdiri dari Posko Kesehatan, Posko Keamanan, Kantor Sekretariat, Bale Diskusi (Ruang Rapat/Diskusi), Ketahanan Pangan (Budidaya Sayuran dengan metode Hydroponik, Padi dan Budidaya Ikan Lele, Rumah Karantina (Isolasi Desa) dan Lahan pemakaman korban covid-19.

" Program Kampung Tohaga Lodaya merupakan program proritas dari Polri di tengah pandemi covid-19," ujarnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan, adanya Lembur Tohaga Lodaya di Desa Pasirmuncang bisa menjadi inspirasi bagi Desa yang lain dan menjadi desa tahan pangan dan tahan Covid-19.

" Kita berharap Kampug Tohaga Lodaya ini dapat meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi dan meningkatkan kemampuan serta kemandirian masyarakat dan memutus mata rantai penyebaran covid-19," pungkasnya.


Sumber : Paur Humas Polres Cianjur
Editor : AC

Kamis, 02 Juli 2020

Dandim 0608/CJR Berikan Bantuan APD Dan Sembako Kepada NPCI

Simbolis penyerahan APD dan bantuan sembako kepada ketua Nasional Paralimpik Indonesia.

Teropong Cianjur|Kota| - Sebagai pengayom masyarakat Dandim 0608/CJR, berikan bantuan sembako kepada 50 atlet Disabilitas yang tergabung dalam Nasional Paralimpik Comite Indonesia, Jum'at (03/07), di aula Badak Putih Makodim 0608.

Usai kegiatan berlangsung, pembina NPCI Cianjur Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, para atlet penyandang disabilitas ini pun ikut terdampak dengan adanya pandemi covid 19.

Menurutnya, pemberian bantuan tersebut sebagai upaya untuk memberikan motivasi kepada mereka, agar tetap berprestasi di bidangnya masing-masing baik itu di bidang olahraga maupun bidang wirausaha yang digelutinya.

"Jum'at 03 Juni ini, kami Kodim 0608/CJR bersama Persit Kartika Chandra Kirana, berucap syukur Alhamdulillah bisa melaksanakan bakti sosial dan tatap muka bersama NPCI Kabupaten Cianjur yaitu atlet penyandang disabilitas Kabupaten Cianjur," tuturnya.

Dandim juga mengatakan, selain berprestasi di bidang olahraga, NPCI ini juga mampu memproduksi produk rumahan, seperti softener, sabun pembersih lantai, dan batik khas Cianjur.

"Kami berharap, momen ini bisa memotivasi mereka bahwa kelebihan-kelebihan yang ada di diri mereka harus terus digali, sehingga bisa berprestasi baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional," ujarnya.

Masih pada kegiatan yang sama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0608 Cianjur Ny Neni Rendra Dwi Ardhani menambahkan, ke depannya Persit Kartika Chandra Kirana akan turut serta membatu memasarkan produk-produk yang dihasilkan NPCI Kabupaten Cianjur untuk menambahkan pendapatannya.

"Semoga sedikit dari kami bisa membantu untuk beliau-beliau, mungkin Insyaalloh kedepannya kami akan membantu memasarkannya, seperti batik bisa buat souvenir kalau kami ada kegiatan, hasil karya seperti pembersih lantai sabun, kebetulan kami bisa banyak berhubungan dengan masyarakat. Insyaallah kalau nanti kami bantu pemasarannya mungkin bisa menambah sedikit meningkatkan taraf kehidupan mereka," tambahnya.

Sementara Ketua Nasional Paralimpik Comite Indonesia (NPCI) Asep Hermawan, berucap syukur ada pihak yang peduli dengan kaum disabilitas. Soalnya selama dilantik menjadi ketua NPCI pihaknya tidak dilirik oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.

"Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada TNI (Dandim 0608/CJR) yang sudah memperhatikan atlet NPCI Cianjur. Saat ini anggota NPCI ada 45 orang. Sejak 2015 lalu kami belum pernah mendapat sentuhan dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, tapi kami pun tak menyalahkan pemerintah. Karena kami belum pernah mengadakan audiensi, namun proposal untuk 2021 sudah kami sampaikan," ungkap Asep.

Laporan : SR
Editor : SR

Cegah Praktik Prostitusi Di Wilayah Hukumnya Polsek Pacet Bersama Warga Pasang Spanduk Peringatan


Teropong Cianjur - Guna menekan terjadinya prostitusi terselubung jajaran Polsek Pacet bersama warga kecamatan Cipanas lakukan pemasangan spanduk larangan penyelenggaraan maupun penyediaan praktek protitusi dan asusila berjenis apapun, Kamis (02/07/20). 

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, tujuan dipasangnya spanduk tersebut untuk mencegah terjadinya prostitusi di kabupten Cianjur khususnya di wilayah Kecamatan Pacet dan Cipanas 

“pemasangan spanduk tersebut perlu dilakukan supaya dapat dilihat dan dibaca oleh masyarakat agar masyarakat mengerti serta memahami dan bersama-sama dengan Polri bersedia membantu dalam memberantas praktek prostitusi  tersebut”ujarnya.

Lanjut Kapolres menyampaikan tujuan dari pemasangan spanduk tersebut agar masyarakat mengerti dan memahami serta bersedia membantu Polri Khususnya Polres Cianjur dan polsek jajaran. 

“karena tanpa Bantuan Masyarakat tentunya kinerja Kepolisian tidak akan bisa berhasil dengan maksimal.”tambahnya 

Sementara itu, Kapolsek Pacet Kompol Suhartono mengatakan, masyarakat sudah merasa kesal atas ulah segelintir oknum yang diduga melakukan tindakan prostitusi atau asusila.

"Mereka setuju adanya pemasangan spanduk untuk mengingatkan kepada warga terutama mereka yang tinggal di kos-kosan maupun yang sengaja datang kecipanas," pungkasnya.


Sumber : (Humas Polres Cianjur)
Editor : red

Senin, 29 Juni 2020

Waaster Panglima TNI Bersama Dandim 0608/CJR Kembali Bagikan Sembako

Aksi Bela Negara, TNI Sebar Ratusan Paket Sembako dan APD

Teropong Cianjur|Cipanas| - Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo bersama Dandim 0608/CJR memberikan paket sembako. Ratusan paket sembako beserta Alat Pelindung Diri (APD) tersebut, kembali disalurkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Kodim 0608 Cianjur kepada warga dan tim medis yang berada di wilayah Kecamatan Cipanas, Cianjur, Selasa (30/06).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf. Rendra Dwi Andhani, Danyon Yonarmed 5/105 Tarik, Letnan Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, Polres serta Forkompimda dan Forkompimcam di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Kepada awak media, Selasa (30/06). Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo mengatakan, kegiatan hari ini merupakan aksi bela negara TNI di masa pandemi Covid-19. Termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan di saat adaptasi kebiasaan baru (AKB).

"Kita juga ikut dalam partisipasi untuk masyarakat yang berdampak pada pendapatan saat Covid-19 ini. Sehingga aksi bela negara ini kita ingin lakukan pelaksanaan sosial," kata Waaster usai kegiatan berlangsung.

Ia pun melanjutkan, bahwa paket sembako serta APD tersebut disalurkan untuk satu kecamatan. Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya di Desa Batulawang Cipanas.

"Kalau waktu itu kita sasar ke warga di perkampungan seperti petani, dan warga desa. Tapi hari ini kita mendatangi wilayah lain yang sama-sama terdampak Pandemi," ujarnya.

Pada hari yang sama pula, TNI juga melaksanakan aksi bela negara di wilayah Cilegon, Cirebon, dan Tegal di luar Jawa Barat. Termasuk kepada korban pemakaman Corona.

"Selain para terdampak Pandemi copid-19, kita juga memperhatikan para penggali kubur yang bertugas menangani korban Covid-19 di wilayah lain," tambahnya.

Buah daripada aksi tersebut, diharapkan bisa membantu meringankan masyarakat yang terdampak ekonomi saat ini.

"Saya berpesan agat tetap sayang/peduli serta mengikuti protokol kesehatan anjuran pemerintah," pesannya.

Salah satu dari sekian banyak penerima paket sembako, Nurjasmi (50) mengucapkan terimakasih atas adanya bantuan dari TNI untuk masyarakat di tengah pandemi virus covid-19 sekaranga ini.

"Terimakasih sekali atas bantuan TNI. Mudah-mudahan menjadi amalan buat semua, dengan adanya bantuan ini jelas bisa meringankan beban masyarakat," ungkapnya.

Laporan : Pendim/SR
Editor : SR

Minggu, 28 Juni 2020

Muspida Kabupaten Cianjur Berikan Apresiasi Rapid Test Massal Polres Cianjur


Teropong Cianjur - Rapid test massal yang digelar Polres Cianjur beberapa hari lalu, diapresiasi oleh banyak pihak karena sangat membantu masyarakat khususnya warga Kabupaten Cianjur. Dari 2000 peserta rapid test hasilnya tidak ada yang reaktif.

Acara tersebut dihadiri Plt Bupati Cianjur, Dandim 0608/CJR, ketua DPRD, ketua MUI dan para tamu undangan lainnya, Minggu (28/6).

Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman sangat mengapresiasi pelaksanaan rapid test massal yang diselenggarakan oleh Polres Cianjur yang memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI)  sebagai kegiatan rapid test terbanyak yang dilaksanakan oleh kepolisian resor.

“Saya sangat berterimakasih kepada Polres Cianjur yang sudah menyelenggarakan rapid test di Kabupaten Cianjur” ujar herman

Hal senada juga disampaikan Dandim 0608 CJR Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani
Mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Cianjur yang sudah menyediakan alat rapid test dengan tingkat sensitivitas yang sangat tinggi, produksi Indonesia.

Ditempat terpisah ketua DPRD Ganjar Ramadhan menambahkan, Kegaiatan yang dilaksanakan di Polres Cianjur patut diapresiasi.

" saya berharap kegiatan tersebut dicontoh banyak pihak, supaya semakin banyak yang mengadakan kegiatan serupa untuk memastikan Cianjur Zona Hijau dari Covid-19, ” tambahnya.

Dikesempatan yang sama ketua MUI Cianjur Kabupaten Cianjur KH Abdul Rauf menyampaikan rasa syukur atas hasil rapid tes masal Polres Cianjur dengan hasil dari 2000 peserta rapid test, semua non reaktif.

" Alhamdulillah semua hasil tes nya tidak ada yang reaktif, mari kita sama-sama berdoa semoga di Cianjur tidak ada lagi pasien Covid-19, agar kita senantiasa bisa menjalankan ibadah dan aktifitas seperti sedia kala, " pungkasnya.


Sumber : (Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...