Senin, 22 Juni 2020

Desa Jayagiri Diontrog Warga Pertanyakan Transparansi Desa

Ratusan Warga Desa Jayagiri Menggelar Aksi Unjuk Rasa Pertanyakan Transparansi pemerintah Desa

Teropong Cianjur|Sukanagara| - Ratusan warga Desa Jayagiri Sukanagara Cianjur Jawa Barat, permasalahkan transparansi sejumlah program bantuan dari pemerintah. Aksi massa itu meminta agar bantuan bisa tepat sasaran, serta meminta pemerintah desa transparan (Keterbukaan informasi publik/KIP), Senin (22/06).

Aksi damai yang dihadiri langsung Kepala Desa setempat itu, memang disambut baik oleh pihak kecamatan beserta jajarannya. Dalam pelaksanaanya pun dikawal ketat jajaran anggota Polsek Sukanagara dan anggota Koramil Sukanagara.

Seorang tokoh pemuda setempat Akah (40) mengatakan, keinginan warga pada dasarnya menginginkan adanya transparansi mengenai sejumlah anggaran bantuan yang dikucurkan pemerintah. Baik itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur, provinsi maupun pusat. Bukan lain-lain.

"Adapun aspirasi massa aksi ini, bukan soal dana bantuan sosial langsung (BST), anggaran Covid-19, dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Tapi yang lainnya juga harus ada keterbukaan informasi publik," katanya.

Sementara itu, tuntutan yang disampaikan warga setempat antara lai, bentuk transparansi anggaran Covid-19 (tidak tepat sasaran seolah-olah desa menutupi proses sosialisasi) terlihat diantaranya waktu penyerahan.

Selain itu juga massa mempertanyakan, proses mengenai zakat fitrah, Satpol-PP desa kedudukan dan pangkat harus selektif, pengangkatan aparatur desa harus sesuai kriteria misalnya pendidikan, pelayanan terhadap masyarakat, kades harus mengutamakan kepentingan masyarakat, jangan ada rangkap jabatan, jangan tumpang tindih jabatan, penuntut kades soal janji kampanye, ganti LPM karena sudah menjabat selama 3 tahun, bentuk organisasi karang taruna sesuai kepengurusan dan fungsinya, dan terakhir pembenahan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan bisa memperingan mengenai biaya.

"Segala program bantuan apapun juga, itu harus tepat sasaran. Dan harus diberikan kepada warga yang benar-benar berhak, sebagai penerima manfaat bisa rata," ujar Akah.

Akah melanjutkan, artinya dalam segala hal atau bidang bantuan apapun, harus ada keterbukaan. Jangan ditutup-tutupi. Karena, aspirasi yang disampaikan warga ini, untuk kepentingan semuanya.

"Ya, bukan kepentingan untuk sekelompok atau individu saja. Tapi, membantu juga pihak desa dalam bekerja. Biar pelayanan lebih baik dan desanya pun maju, berkembang dan warga sejahtera," tandasnya.

Sementara pihak desa setempat yang menjembatani untuk audensi, menyampaikan pendapat, ada sekitar 10 orang perwakilan dari massa aksi difasilitasi. Namun, tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Kepala Desa Jayagiri Wawan S menjelaskan, semua aspirasi warga yang disampaikan akan ditampung dan akan diterima dengan baik. Justru sangat berterima kasih sekali atas kritik membangunnya, dan nanti akan dilaksanakan mengenai permasalahan-permasalahan saat ini, yang menyangkut semua masalah bantuan apapun juga.

"Saya akan mengajukan ke tingkat provinsi dan pusat. Mungkin saat ini ada aspirasi masyarakat baik dan akan disampaikan nanti. Saat ini, untuk bantuan anggaran atau dana Covid-19 ada sekitar 173 orang BST, Banprov sekitar 86 orang keluarga penerima manfaat (KPM), dan PKH ada sekitar 400 orang lebih," ucap Wawan.

Terakhir kata Wawan, itu yang sisa dan ditambah mungkin dari anggaran dana desa (DD), yang akan dicairkan dari jumlah 500 hanya bisa menerima atau kurang lebih 182 orang, untuk bantuan langsung tunai (BLT).

"Jadi bantuan yang belum tersalurkan itu hanya BLT dari dana desa (DD) saja? Itu juga dari jumlah 500 tersisa, yang mendapatnya hanya 182 orang," ujarnya saar ditemui usai audien bersama massa aksi.

Laporan : SR
Editor : SR

Milki Nilai Inovasi Strategis Di Masa Pandemi Covid-19, Kapolres Cianjur Raih Promoter Reward Dari LEMKAPI


Teropong Cianjur - Miliki banyak nilai  inovasi strategis dalam menghadapi pandemic Covid-19, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto meraih “Promoter Reward” dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI).

Penghargaan tersebut diberikan langsung  oleh Direktur Eksekutif LEMKAPI, Edi Saputra Hasibuan pada Kapolres Cianjur, di Cafe BCNY, Senin (22/06/2020).

“Kapolres Cianjur merupakan orang yang tepat untuk mendapatkan promoter reward ini, Karena kami menilai sudah banyak inovasi yang dilakukan Kapolres, mulai dari penanganan pandemic, ketahanan pangan, program Polres Cianjur dan program yang lainnya,” ungkap Direktur Eksekutif LEMKAPI, Edi Saputra Hasibuan.

Edi mengatakan, " Promoter Reward yang diberikan ini, selain apresiasi, juga sebagai wujud kebanggaan pada Polres Cianjur yang mampu melayani dan mengayomi serta melindungi masyarakat Kabupaten Cianjur, " ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, kepolisian resort Cianjur akan terus berinovasi dan selalu melakukan pelayanan maksimal kepada masyarakat demi terciptanya kamtibmas yang selalu kondusif.

“kami beserta jajaran akan terus berinovasi juga memiliki program penguatan Promoter Kapolri dalam rangka mewujudkan kamtibmas yang mantap dan kondusif menuju masyarakat aman dan tetap produktif dimasa pandemi Covid-19,” pungkasnya.



(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Tersangka Pelaku Perdagangan Orang Dikawasan Puncak Berhasil Diamankan Petugas Gabungan Polres Cianjur


Teropong Cianjur – Petugas gabungan Polres Cianjur bersama TNI, Denpom, Satpol PP, MUI dan Dinas Sosial, lakukan razia di sejumlah tempat hiburan di Kawasan Puncak, Sabtu (20/6). 

Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur kegiatan razia tersebut bersama-sama dengan PJU Polres lainnya. 

Dalam kegiatan tersebut petugas berhasil mengamankan seorang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang. 

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, dalam kegiatan razia di kawasan Puncak tersebut, petugas berhasil mengamankan salah tersangka berinisial DK (39) diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang.


" Pelaku diamankan di Villa wahid ciloto Kecamatan Pacet bersama 3 korbannya yaitu EM (20) yang beralamat di Kampung Sukajadi Rt.09/01 Desa Sukanagara Kecamatan Sukanagara Cianjur selatan, dan NY (26) warga Kampung Leles Rt 01/04 Desa Sukamanah kecamatan Cilaku dan R (22) warga Kampung Pasir Nangka Desa Nanggalamekar kecamatan Ciranjang, dan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan untuk dilakukan pendalaman, " ujarnya.

Lanjut Kapolres "dari hasil keterangan sementara modus operandinya Tersangka memperdagangkan para PSK kepada lelaki hidung belang dengan tarif 500 rb hingga 1.5 jt, ”ucapnya. 

Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany, SE, SIK, MSI menambahkan, " Pasal yang akan dikenakan pada tersangka yaitu Pasal 2 UU RI NO. 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun penjara. ” pungkasnya.



(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Sambut News Normal Polres Cianjur Adakan Turnamen Bulutangkis


Teropong Cianjur - Guna meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pendemi covid-19, kepolisian resor Cianjur gelar turnamen bukutangkis, minggu (21/06).

Kegaiatan tersebut dalam rangka menyambut new normal adaptasi kebisaan baru (AKB) diwilayah Kabupaten Cianjur yang dengan situasi nihil kasus covid-19.

Turmamen bukutangkis dibuka langsung oleh Kapolres Cianjur beserta Forkopimda kabupten Cianjur, antara lain Plt Bupati Cianjur, Ketua DPRD, Kajari, Dandim 0608/CJR serta unsur terkait lainya. 

“Alhamdulilah untuk kabupten Cianjur sudah clear and clean kemarin juga sudah dilaksanakan rapid tes dan hasilnya nihil, sekarang cianjur sudah masuk AKB atau New Normal.

Kami Forkopimda Cianjur sudah mulai melaksanakan kegiatan olahraga, yang tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19,” ujar Plt Bupati Cianjur H.Herman Suherman.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatakan sinegritas serta untuk menjaga kesehatan.

“Dilaksanakannya pertandingan persahabatan ini, guna meningkatkan sinegritas antar instansi,  dan menjaga kesehatan serta kebugaran dimasa pendemi Covid-19," pungkasnya.


(Sumber : Paur Humas Polres Cianjur)
Editor : AC

Jumat, 19 Juni 2020

Dandim 0608/CJR Isbatkan 32 Pasutri Pasutri Pra Sejahtera

Kali Kedua Kodim 0608/CJR dan P.A Cianjur Laksanakan Isbat Nikah Pasutri Pra Sejahtera.

Teropong Cianjur|Cikalongkulon - Dandim 0608/CJR bekerjasama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur, kembali mengisbatkan pasutri pra sejahtera yang belum mempunyai legalitas bukti pernikahannya. Kali ini kegiatan tersebut dilaksnakan di Aula Desa Cinangsi Kecamatan Cikalong Kulon Cianjur, Jum'at (19/06).

Adapun pasutri yang diisbatkan, sekurangnya ada sebanyak 32 pasangan yang berasal dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Mande dan Cikalongkulon.

Dalam pelaksanaannya Kodim 0608/CJR, tetap mengedepankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah terkait pandemi covid-19, yaitu mencuci tangan, penerapan phisycal distancing, serta cek suhu tubuh kepada semua yang hadir pada kegiatan tersebut.

Dandim 0608/CJR Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani yang diwakili Kasdim 0608/CJR Mayor Suntoro menjelaskan, kegiatan Isbat nikah massal ini sebagai bentuk kepedulian TNI untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang tidak mampu untuk bisa mendapatkan bukti atau legalitas pernikahannya, karena terbentur masalah ekonomi untuk biaya administrasi pernikahan jelasnya.

"Status pernikahan pasutri ini sangatlah penting untuk di Sahkan, bukan hanya sah secara hukum agama saja tapi juga harus sah secara hukum pemerintahan yang tercatat di dokumen negara," katanya.

Suntoro melanjutkan, melalui akta nikah pasutri ini memiliki bukti otentik atas perbuatan hukum yang telah mereka lakukan. "Karena perkawinan perlu dilakukan dengan pencatatan yang sah, tujuannya untuk mewujudkan ketertiban perkawinan dalam bermasyarakat agar martabat dan kesucian suatu perkawinan itu terlindungi,” tambahnya.

Sementara, ketua Majelis Pengadilan Agama Cianjur Asep S.ag. M.H., mengatakan, yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Isbat nikah massal ini adalah Peraturan Mahkamah Agung RI no 1 tahun 2015, tentang pelayanan terpadu sidang keliling pengadilan negeri dan pengadilan agama/mahkamah syar'iah dalam rangka penerbitan akta perkawinan, buku nikah dan akta kelahiran, terkhusus kepada masyarakat yang tidak mampu, dalam hal ini tentang melaksanakan Isbat pernikahanya.

"Program Isbat nikah massal ini kita optimalkan untuk masyarakat yang tidak mampu, atau pra sejahtera yang tentunya sudah memenuhi syarat syarat yang sesuai dengan peraturan pemerintah," terang Asep.

Dilain pihak, salah satu pasutri peserta Isbat nikah massal, Usman Jamili (65) dan Ade Nuriah (50), mengaku senang dan sangat berterimakasih sekali kepada Kodim 0608/CjR juga Pengadilan Agama yang sudah memfasilitasinya untuk bisa melakukan Isbat nikah.

"Ya, ini sangat membantu sekali buat kami, sehingga kami bisa mendapatkan bukti pernikahan yaitu buku nikah. Dan alhamdulillah kami sudah mendapatkan buku nikah sebagai bukti pernikahanyang sah dan kami pun nanti bisa mengurus surat administrasi kependudukan dengan adanya buku nikah ini," aku Usman seusai diisbatkan.

Laporan : SR
Editor : SR

Mazolat Mengonsep 10 Ribu Setiap Hari Untuk Kesejahteraan Umat


Teropong Cianjur|Cibeber - Jajaran pengurus inti, jemaah Majelis Dzikir dan Sholawat (Mazolat) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, saat ini disibukan dengan berjibaku mengkonsep KAMPUNG MAZOLAT.

Adapun yang dilakukan saat ini lelang tanah hibah untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat, para santriawan santriwati, dan muslim khususnya.

Jum'at (19/06) Ketua Sekertariat Panitia Hibah Lahan Tanah Al-Inabah, Iwan Nez mengatakan, awalnya melihat keadaan atau kondisi di Pondok Pesantren (Pontren) Al-Inabah (Mazolat) Cianjur, begitu banyak antusias jamaah, untuk bersholawat dan berdzikir rutin setiap hari.

Lalu ada niatan untuk mengkonsep, papar Ia, untuk memperluas lahan pondok, menyelenggarakan berbagai kegiatang keagamaan. Dan, dirinya menilai ada aroma hijrah, yang sangat luar biasa di Mazolat ini.

"Nah, jadi teman-teman, sahabat dan saudara saya yang dari Organisasi Masyarakat (Ormas) biasa ketemu silaturahmi di jalan. Nanti kumpulnya disini untuk bisa berkumpul," katanya.

Ketua SC 234 Jawa Barat ini menyampaikan, yang menarik untuk bisa berbuat kebaikan dan sujud syukur kepada Alloh SWT, dengan apa yang dimiliki (harta kekayaan). Tentunya, dengan kerjasama yang baik insyaallah akan tercapai. Kemudian, ada maksud dan tujuan ingin tunas-tunas bangsa ini mempunyai akhlak yang baik, ketika nanti di masa depannya.

"Mereka dipenuhi dengan ilmu agama kuat, dipenuhi dengan akhlak-akhlak yang bagus. Lalu, ilmu ekonomi yang siap untuk bersaing dengan bangsa lain," bebernya.

Pihaknya menyampaikan, berharap kepada para donatur, pengusaha dan para dermawan bisa terketuk hatinya untuk menyisipkan atau menyisihkan sebagain hartanya untuk menyumbang. Kemudian, kepada para investor yang ada di Cianjur juga.

"Jujur saja perlu diketahui, berada disini itu merasa nyaman, tentram dan damai. Karena, terlihat bahwa di sinilah kampung santri di Cianjur, selalu menyuarakan doa-doa sholat dan berdzikir," pungkasnya.

Kalau hitungan-hitungan, masih kata Iwan Nez, misalnya mau Rp10 ribu per sehari disisihkan silahkan. Bila dihitung sebulan kan? lumayan juga bisa terkumpul bersedekah, untuk beli lahan berapa meter saja, akan dijadikan Kampung Mazolat. Siapa pun yang mau menyisihkan hartanya, paparnya, silahkan dan tidak dipatok. Kalau di bank saja nabung ada bunganya. 

"Yakin, dan pasti kalau bersedekah pasti akan ada bunganya juga untuk di akhirat nanti, bahkan mungkin insyaallah lebih," pungkasnya.

Terakhir, Iwan Nez menambahkan, rencananya sekitar 10 hektar akan dilelangkan, tapi secara bertahap. Intinya, untuk mendidik adik-adik (santri) disini bisa menimba ilmu pengetahuan agama yang layak. Hal ini harus menjadi tanggungjawab semuanya. Kedepan akan bermanfaat secara kontinyu, untuk kesejahteraan masyarakat, tanpa terkecuali secara global.

Terpisah, Pimpinan DPP Mazolat Pilar Jagat, Kabupaten Cianjur, Aang Zain merasa senang, terharu dan bangga, akan ide dan konsep atau gagasan diluncurkan. Insyallah akan mendapatkan keberkahan di dunia juga akhir nanti, bila selalu melakukan kebaikan dan hal positif.

"Ya, dengan niatan ikhlas, pasti dan yakin ada jalan keluar tujuan dimaksud. Karena, memberi itu tenangkan hati seperti matahari yang menyinari bumi. Itu sangat kental terasa," ujar salah seorang tokoh Agama di Cianjur.

Aang menyambungkan, bila selalu bersedekah itu tidak akan mengurangi harta benda yang dimiliki. Harus yakin, dan pasti itu akan dirasakan terjadi. Apa yang dilakukan dengan kebaikan saat ini, akan menjadi suatu nilai plus. 

"Insyaallah, bisa menjadikan suatu nilai-nilai norma baik, ilmu pengetahuan agama kuat, untuk regenerasi muda di masa depan. Tentunya secara berkesinambungan," terangnya.

Laporam : Tamem
Editor : SR

Sambut Hari Bhayangkara Ke-74 Polsek Cugenang Gelar Opsih Mapolsek


Teropong Cianjur/Cugenang - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-74, Polsek Cugenang melakukan bersih-bersih Mako dan Asrama Mapolsek Cugenang, Jum'at (19/06).

Hal tersebut di benarkan oleh AKP L Woro Wuryani SH selaku Kapolsek Cugenang, "benar sekali kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-74. Yaitu membersihkan Mako dan Asrama Polsek Cugenang," ujarnya.


Lanjutnya, kegiatan ini juga dilakukan untuk memutus penyebaran mata rantai atau penyebaran covid-19 di lingkungan Mako dan Mapolsek Cugenang.

"Tadi juga sebelum ini (bersih-bersih Mako dan Mapolsek Cugenang), kita juga melakukan kegiatan Jum'at Bersih bersama Forkopimcam, Danramil 0806/Cugenang, di Masjid At-taqwa di Jalan Raya Cugenang Kampung Sukamanah Desa Sukamanah Cugenang Cianjur," terangnya.

Masih dikatakan Kapolsek Cugenang, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun kebersamaan dengan Forkompimcam Cugenang dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid 19.

"Meskipun saat ini sudah diberlakukan 'New Normal' oleh pemerintah dan Kepolisian, bukan berarti kita sudah bebas seutuhnya dari penyebaran virus covid-19 tersebut, tetapi kita juga harus tetap menjalankan protokoler kesehatan yang mana rajin mencuci tangan, menerapkan physical distancing dan menggunakan masker itu harus tetap kita lakukan, untuk menghidari terkenanya wabah virus tersebut," tandasnya.

Laporan : SR
Editor : SR

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...