Selasa, 07 April 2020

Hendak Menyebrang Sungai Pasutri Hanyut Terbawa Arus



Teropong Cianjur (Cugenang) - Pasutri BS (42) dan AE (45), terbawa hanyut aliran sungai Cianjur di wilayah Desa Gasol Kecamatan Cugenang Cianjur Jawa Barat, Selasa (07/04).

Menurut keterangan warga, kejadian diperkirakan sekira pukul 13.30 WIB, pada saat itu keduanya hendak menyebrangi sungai tersebut, namun tiba-tiba datang air besar dan membewanya hanyut.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu (pasutri) hendak pergi ke Cianjur, untuk menghemat waktu dan jarak tempuh, keduanya sepekat lewat itu dengan mebyebrangi sungai Cianjur," kata Munir warga Mangunkerta yang saat itu membantu mencari korban.

Beruntung istri korban berinisial AE bisa mebyelamatkan diri, pada saat kejadian dirinya tersangkut dan berusaha menyelamatkan diri dengan memegang pohon bambu.

"Saya dan suami saya menyebrangi sungai, tiba-tiba datang air besar dan membawa kami berdua hanyut. Beruntung saya tersangkut dan berusaha menyelamatkan diri dengan memegang pohon bambu," kata AE.

Mengetahui adanya kejadian tersebut, pihak Kepolisian Sektor Cugenang langsung mendatangi tempat kejadian perkara di Central Desa Gasol.

Adapun identitas korban BS (42) pekerjaan dagang warga Kampung Salaerih RT. 01/01 Desa Gasol Cugenang Cianjur dan AE (45/istri korban) tinggal bersama suami.

Tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian Sektor Cugenang, wilayah hukum Polres Cianjur Polda Jabar, mendatangi TKP, mencari keterangan dari saksi, melaksanakan koordinasi dengan BPBD Cianjur dan melaporkan kepada KA.

"Korban dan saksi akan menyebrangi sungai, setelah ditengah perjalanan tiba-tiba datang air besar sehingga keduanya hanyut. Namun saksi (istri korban) tersangkut dan berusaha memegang pohon bambu. Sementara korban (suami) terbawa air dan hanyut, sampai saat ini pukul 16.36 WIB, korban belum ditemukan dan sedang dilakukan pencarian oleh BPBD serta Polsek Cugenang yang dibantu oleh warga sekitar," keterangan dari pihak Kepolisian Sektor Cugenang.


Laporan : SN
Editor : red

Kapolres Cianjur Berikan Himbauan Pada Anggota Dan Masyarakat Selalu Gunakan Masker



Teropong Cianjur - Kapolres Cianjur berikan himbauan pada seluruh anggota dan masyarakat yang berkunjung untuk menggunakan masker baik di luar maupun di lingkungan Makopolres Cianjur, Selasa (7/4).

AKBP Juang Andi Priyanto SH.SIK.M.Hum mengatakan, himbauan ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah hukum Kabupaten Cianjur.

" Sesuai intruksi dari pemerintah, semua dihimbau keras untuk menggunakan masker terlebih yang ada di wilayah Cianjur, Sebagaimana diketahui pemerintah pusat menganjurkan masyarakat untuk penggunaan masker meski tidak sakit, hal ini guna menekan angka penyebaran virus corona itu sendiri," ujarnya.

Kapolres menegaskan, bagi anggota Polres Cianjur yang tidak menggunakan masker akan mendapatkan sanksi berupa hukuman fisik seperti push up.

Bahkan untuk setiap pelayanan masyarakat pun harus menggunakan masker termasuk masyarakat yang akan berkunjung ke Ampolres Cianjur.

"Kita akan sanksi jika anggota kedapatan tidak menggunakan masker, terlebih sudah masuk di lingkungan Polres Cianjur," tegasnya.

Lanjutnya, bagi masyarakat dari luar Cianjur yang akan pulang, agar menunda terlebih dahulu hingga masa pandemi Covid-19 ini selesai.

"untuk masyarakat dari luar kota yang akan mudik ke Cianjur sebaiknya ditunda dulu sampai wabah virus corona ini selesai, setelah itu baru dipersilahkan.

Hal Ini guna mengantisipasi penyebarannya di Kabupaten Cianjur," tuturnya.


Laporan : Paur Humas Polres Cianjur
Editor : AC

Cegah Penyebaran Covid-19 TNI-Polri Lakukan Patroli Di Wilayah Terpencil

Lintas Daerah


Teropong Cianjur (BOYOLALI) - Guna menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkungan masyarakat, TNI Polri bersama Forkopimcam lakukan patroli bersama, kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai arahan dari pimpinan dan pemerintah Daerah untuk memberikan himbauan dan Social Distancing di Desa Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali, Selasa (07/04).

Gugus tugas Percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Juwangi telah sepakat untuk berperan aktif mensosialisasikan pada masyarakat secara langsung, maupun melalui pemanfaatan media sosial atau media mainstreem, dengan begitu kebijakan Sosial Distancing bisa sampai ke masyarakat.

" hari ini kami beserta Forkopimcam Juwangi melaksanakan himbauan kepada warga tentang Social Distancing (Jaga jarak) dan perilaku hidup sehat guna mencegah penyebaran virus Covid-19 khusunya wilayah Juwangi, " ungkap Danramil 19/Juwangi Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Suyatno.


Danramil menjelaskan, bahwa Social Distancing adalah sebuah strategi kesehatan masyarakat yang dilakukan untuk mencegah atau memperlambat penyebaran patogen infeksius seperti virus.

" Social distancing sangat penting untuk memerangi pandemi Covid-19, selai itu dengan cara berkeliling ke tempat-tempat keramaian dan juga kampung-kampung yang ada di kecamatan Juwangi kita memberikan himbauan, "jelasnya.

Adapun ajakan Social Distancing atau jarak sosial  yang di sampaikan personil agar masyarakat menghindari kerumunan, pertemuan publik, tidak mendatangi pertemuan dalam kelompok besar, minimalisir bersentuhan dan berdekatan dengan orang lain, menjaga pola makan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna menekan angka penyebaran Covid-19.


Laporan : kemplu agus
Editor : AC

Senin, 06 April 2020

Melalui Apel Pagi Danramil 02/Banjarsari Tingkatkan Pembinaan Tufoksi Anggota

Lintas Daerah


Teropong Cianjur (Surakarta) - Untuk memastikan para personilnya faham akan tugas dan tanggung jawabnya, Danramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta laksanakan pengecekan seluruh anggotanya melalui Apel Pagi di halaman Koramil 02/Banjarsari Jl.Ahmad Yani No 273 Surakarta, Selasa (7/4).

Pengecekan tersebut merupakan salah satu pembinaan serta sarana menyampaikan informasi kegiatan dalam mendukung upaya pencegahan dan memutus mata rantai perkembangan Virus Corona (Covid-19).

Pada kesempatan tersebut, Danramil 02/ Banjarsari Kapten Inf Narno memberikan penekanan kepada Anggota sebelum melaksankan tugasnya masing - masing. 

"penekanan yang di sampaikan, untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa, melaksanakan tugas pokok dengan sungguh sungguh tanpa pamrih, Jaga dan pertahankan kekompakan, hindari pelanggaran serta Selalu menjaga kesehatan dan Sterilkan diri sebelum pulang kerumah dan bertemu keluarga,"paparnya.

Danramil juga Menyampikan, "agar anggota tetap menjaga kesehatan dan kebugaran baik individu mau keluarga  di hadapkan padatnya kegiatan di wilayah Surakarta,"pungkasnya.


Laporan : Agus Kemplu
Editor : red

Evaluasi Pendistribusian Sembako Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Lakukan Komunkasi Sosial



Surakarta, Teropong Cianjur - Babinsa Keprabon Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta beserta Bhabinkamtibmas laksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) Lurah Keprabon Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta, (7/4).

Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membahas tentang evaluasi pembagian atau pendistribusian sembako dari Pemkot Surakarta untuk warga masyarakat Kelurahan Keprabon yang kurang mampu dan terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Lurah Keprabon Suharjono S.Sos MM mengucapkan terimakasih kepada Serka Daniel dan Koptu Sugiyanto selaku Babinsa Keprabon dan ucapan terimakasih juga kepada Aiptu Kisyanto selaku Bhabinkamtibmas Keprabon, karena sudah ikut serta mengawal dan membagikan sembako kepada warga masyarakat yang kurang mampu sesuai dengan daftar di wilayah Kelurahan Keprabon.


"Saya ucapkan terima kasih pada Babinsa dan Babhinkamtibmas Kelurahan Keprabon yang sudah melaksanakan Komsos untuk evaluasi mengenai pendistribusian bantuan sembako untuk warga masyarakat Kelurahan Keprabon" ucapnya.

Sementara itu, Serka Daniel mengatakan,  bahwa Pembagian sembako dilaksanakan dengan cara mengntarkannya langsung  ke rumah dan diserahkan kepada masyarakat sesuai dengan daftar dari Kelurahan Keprabon.

"dengan cara door to door dapat menghindari kerumunan massa sehingga dapat mencegah penyebaran virus Corona ( Covid - 19 ), Pungkas Babinsa


Laporan : kemplu agus
Editor : red

Polres Cianjur Gandeng Master Limbad Bagikan Ratusan Botol Hand Sanitizer Ke RSUD Sayang Cianjur



Teropong Cianjur - Jajaran Bhayangkari Polres Cianjur dipimpin Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto bersama Magician Indonesia Master Limbad dan personil kepolisian Polres Cianjur lainnya, menyerahkan bantuan 20 pcs Alat Pelindung Diri (APD), Alkes, dan Sembako kepada RSUD Sayang Cianjur, Senin (06/04).

Selain itu sebanyak 45 botol Hand Sanitizer dan susu kaleng murni sebanyak 240 botol diberikan kepada RSUD Sayang Cianjur. Hal itu dilakukan Polres Cianjur sebagai bentuk dukungan upaya melawan virus covid-19.

Dalam perjalanan menuju RSUD Cianjur, jajaran Bhayangkari Polres Cianjur bersama Magician Indonesia Master Limbad juga menyempatkan diri berhenti dan memberikan sumbangan Sembako kepada pedagang kaki lima, serta pengendara Ojek yang sedang mangkal di pinggir jalan KH. Abd Bin Nuh Cianjur.


Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan, hal ini merupakan salahsatu bentuk wujud dukungan kepada tenaga kesehatan yang saat ini sama-sama berjuang untuk melawan virus Covid – 19, dan sebagai implementasi empaty building dan social boarding sebagaimana instruksi Presiden. Dirinya juga mengharapkan agar saat situasi seperti ini, untuk tidak mengeluarkan statement yang macam–macam, sehingga akan menimbulkan kebingungan ditengah masyarakat.

”Mari kita bersama–sama sebagai warga yang baik untuk mendukung, supaya virus yang mewabah ini dapat diantisipasi bersama, ” kata Kapolres Cianjur.

Kapolres Cianjur juga menghimbau, "kepada masyarakat untuk tidak panik dan akhirnya membeli stock sembako yang berlebihan, sehingga akan terjadi penumpukan dan penimbunan. Namun tetap waspada dengan menjaga jarak sesuai apa yang sudah di instruksikan pemerintah," imbuhnya.


Laporan : SN
Editor : red

Siapkan Tanah 2 Hektar Untuk Korban Meninggal Akibat Corona



Teropong Cianjur - Pemerintah Kabupaten Cianjur beserta unsur Forkopimda menggelar jumpa pers yang diselenggarakan di Pendopo Cianjur, Senin (06/04).

Kegiatan tersebut diselenggarakan guna pembahasan mengenai penyikapan ketersediaan lahan seluas dua hektar (2 Hk) yang terletak di Kecamatan Sukaresmi, untuk pemakaman pasien yang meninggal dunia akibat covid-19.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, lahan pemakaman seluas dua hektar tersebut, bisa digunakan untuk warga muslim atau nonmuslim.

"Area pemakaman tersebut boleh digunakan untuk siapa saja, baik muslim maupun non muslim," kata Herman.

Herman menambahkan, selain menyiapkan lahan untuk lokasi pemakaman, pemerintah juga telah menyiapkan insentip untuk petugas medis yang menangani pasien covid-19.

" Aggaran yang sudah disediakan, senilai R. 100 miliyar yang dialokasikan untuk penaganan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Cianjur,” tambah Herman.


Laporan : AC
Editor : SN

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...