Sabtu, 01 Februari 2020

Plat Merah Hantam Pengendara Motor



Cianjur,  Dua gadis remaja menjadi korban kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Jangari Kampung Cibogo RT 02/07, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur. Akibatnya satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, Sabtu (1/2). 

Berdasarkan informasi, kejadian nahas itu berawal saat dua gadis remaja, Wida (14) warga Kampung Cibalagung Desa Kademangan Kecamatan Mande Cianjur dan Intan Rahmawati (14) warga Kampung Curug Goong Desa Sukasarana Kecamatan Karangtengah Cianjur, yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matik bernomor polisi  F 3856 Z melaju dari arah Cianjur menuju arah Jangari.

Saat di lokasi kejadian, motor yang ditunggangi dua remaja perempuan itu, bersenggolan dengan kendaraan Suzuki pickup bernomor polisi F 8284 YB tepat di depan searah dengan kendaraan sepeda motor.

"Akibat dari senggolan itu, pengendara motor terjatuh ke jalan dan dari arah berlawanan datang mobil Toyota Rush milik Pemkab Cianjur bernomor polisi F 222 W yang dikendarai Saripudin dan langsung menabrak pengendara motor yang sudah terjatuh ke jalan," kata Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Ricky Adipratama.

Ricky menyebutkan, akibat kecelakaan itu Wida, pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementra, Intan korban lainnya hanya mengalami luka ringan.

"Jazad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Sayang Cianjur, korban meninggal dunia karma mengalami luka pada bagian wajah," jelasnya. 

Ricky menambahkan, jajarannya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para pengendara mobil yang terlibat kecelakaan. 

"Untuk pengemudi mobil, semuanya kita lakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan. Barang bukti mobil dan motor pun telah kita amankan," pungkasnya.

Senin, 13 Januari 2020

Kementrian PUPR PPK PJN 2 Jabar, Sigap Tangani Longsor

Alat berta milik Kementrian PUPR PPK PJN 2 Jabar, nampak evakuasi material longsoran di tanjalan Mala Naringgul.

Teropong Cianjur, Naringgul - Setelah sebelumnya ramai diperbincangkan baik di media sosial, maupun media cetak dan Online, yang salah satunya adalah https://metropuncaknews.com/tebing-hijau-di-kampung-cibodas-ambruk/, tayang Senin (13/01) pagi.

Kementrian PUPR PPK PJN 2 Jabar, menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran yang terjadi pada Minggu (12/01) pagi, dilokasi ambruknya Tebing Hijau atau tanjakan Mala di Kampung Cibodas RT 02/08, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Kepolisian Sektor Naringgul turut aman arus lalulintas di lokasi kejadian longsor.

Diketahui jalan tersebut merupakan akses jalan Nasional lintas Bandung- Cianjur Selatan - Narirnggul - Cidaun. Sehingga wajar jika penangannya pun langsung dari pihak Kementerian PUPR PPK PJN 2 Jabar.

Dalam pelaksanaannya, dilokasi nampak terlihat Anggota Polsek Naringgul dan Koramil Cidaun, yang turut mengamankan arus laulintas.

Kepala PPK PJN 2 Jabar Suparman ST.MT menjelaskan, untuk sementara kita gunakan alat berat 1 unit dulu, yakni Loder untuk membersihkan sekaligus memindahkan batu batu besar material longsor, yang berada di bahu dan trotoar jalan.

"Semua tim dari pagi langsung bergerak membersihkan material longsoran, dalam pelaksanaannya kita juga di back up  jajaran Anggota TNI-POLRI untuk mengatur arus laluintas," terangnya saat dihubungi melalui telepon sellular, Senin (13/01).

Lanjutnya, selain pembersihan dilokasi tanjakan mala, kita juga mengintruksikan kepada tim untuk membersihkan material tanah longsoran yang ada dipinggir bahu jalan dan terotoar sepanjang jalan Naringgul- Cidaun, yang terdapat material longsoran akibat hujan deras kemarin.

"Rencananya pengerjaan akan dilaksanakan sampai hari besok, supaya tidak ada sedikitpun material di lokasi longsoran tebing hijau tanjakan Mala," tuturnya.

Terakhir, Suparman juga memohon maaf kepada para penguna jalan yang melintas jalur Nasional tersebut, "dengan  adanya kejadian itu, tentunya kita memohon maaf yang sebesar-besarnya, perjalanannya jadi terganggu akibat adanya longsoran, namun kita juga akan terus bekerja demi kenyamanan para penguna jalan," pungkasnya. 

Menyikapi hal itu, Asep (45) warga sekitar sangat mengapresiasi upaya Kementrian PUPR PPK PJN 2 Jabar, ia juga mengucapkan banyak terima kepada pihak terkait yang sigap tangani bencana.

"Alhamdulillah, tadi saya lihat dilokasi lonsoran itu mulai bersih, baik batu besar dan lainnya. Selain menutupi jalan, lonsoran juga menutupi saluran air. Kalau memang diijinkan, agar Kementrian PUPR PPK PJN 2 Jabar, menyediakan/stand by alat berat di dijalur Naringgul-Cidaun atau pos siaga bencana, pasalnya di musim penghujan ini sering terjadi longsor," ujar Asep.

Editor : SR.
Laporan : Kontributor.

Sabtu, 11 Januari 2020

Tebing Berbalut Kawat Baja Ambruk

Tebing hijau di Kampung Cibodas, Naringgul, Cianjur, Jawa Barat.

Teropong Cianjur, Naringgul - Intensitas hujan yang cukup tinggi di Naringgul Cianjur Selatan, Jawa barat, beberapa hari terakhir ini, mengakibatkan tebing tanjakan Mala di Kampung Cibodas RT 02/08, Desa Naringgul, perlahan mulai ambruk.

Tebing yang biasa dijadikan tempat swapoto oleh para penggunan jalan, kini jadi menyeramkan. Pasalnya sebagian tebing mulai ambruk akibat longsor, terus batu besar yang menempel ditebing berketinggian kurang lebih 12 meter, yang ditutupi kawat baja penahan longsoran pun ambrol tidak kuat menahannya.

Menyikapi hal itu, Anggota TNI-POLRI pun terjun langsung mengatur laju lalulintas dilokasi longsoran.

Menurut keterangan warga, tebing hijau di tanjakan Mala itu, mulai longsor sejak hari Minggu (12/01), kurang lebih sekira pukul 05.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. 

"Longsor terjadi sejak hari Minggu kemarin subuh, terus menjelang siangnya kembali terjadi longsor susulan. Saat kejadian tidak terdengar suara apapun atau gemuruh dilokasi tanjakan Mala tebing hijau, biasanya kalau ada longsor kan suka terdengar suara gemuruh. Apa mungkin karena ada kawat peredam yang menempel ditebing," ujar Jai (40) warga sekitar lokasi kejadian.

Sembari menunggu kedatangan pihak PU Bina Marga, masyarakat bersama TNI-POLRI, mengevakuasi material-material longsoran yang menutupi badan jalan.

Sementara, kepala PPK PJN 2 Jabar Suparman ST.MT menjelaskan, dirinya mendapat laporan dari masyarakat, yang menginformasikan adanya longsor dilokasi tanjakan Mala tebing hijau, tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

"Upaya yang kami lakukan, menerjunkan tim dilapangan ke lokasi, menyiapkan alat berat untuk mengevakuasi. Beruntung badan jalan tidak tertutup semua, sehingga kwndaraan pun masih bisa lewat," terangnya saat dihubungi melalui telepon sellular.

Pihak PPK PJN 2 Jabar menghimbau, kepada para pengguna jalan, "diharapkan untuk berhati-hati saat melintasi jalur Nasional Naringgul-Cidaun, di musim penghujan ini biasanya rawan longsor," imbuhnya.

Editor : SR.
Laporan : Kontributor.

Rabu, 08 Januari 2020

Peduli Korban Bencana, Polsek Warungkondang Menggalang Dana Bantuan


Teropong Cianjur, Warungkondang - Di awal tahun 2020 ini, beberapa bagian wilayah barat pulau Jawa, terjadi benecana banjir dan longsor. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polsek Warungkondang menggelar aksi peduli dengan menggalang dana. Kegiatan tersebut dilaksanakan usai apel pagi di halaman depan Mapolsek Warungkondang, Kamis (9/1).

Kapolsek Warungkondang Kompol. Gito SH. melalui Panit Binmas, Ipda Asep Machfud mengatakan, aksi solidaritas pengumpulan dana melalui kotak amal 'Peduli Bencana Banjir' yang terjadi di wilayah hukum Polda Jabar.

"Insyaalloh, rezeki yang kami sisihkan ini , bisa meringankan beban para saudara kita yang tertimpa bencana banjir dan longsor. Selain itu, apa yang kita berikan ini  bisa bermanfaat dan menjadi amal ibadah bagi anggota Polri," katanya.

Selain personil Polsek dan Satlantas yang memberikan sumbangan, staf Polsek dan jajaran yang bertugas saat ini secara bersamaan mengikuti kegiatan pengumpulan dana.

"Mereka membawa kardus bekas yang bertuliskan 'Sumbangan Bencana Banjir', dan berkeliling menghampiri semua anggota Polsek Warungkondang, " ungkap Ipda asep.

Sementara itu, Iptu Rohman Drajat  menambahkan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh personil Polsek yang telah menyisihkan sebagian rejekinya untuk berbagi kepada saudara -saudara kita yang saat ini menerima musibah dari Allah Swt.

"Semoga rejeki yang disisihkannya, menjadi amal ibadah dan mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT," ucapnya.

Editor  : SR.
Laporan : AC.

Wow Funtastic, Demi Jalan Yang Layak Warga Rela Patungan


Teropong Cianjur, Leles - Demi memiliki jalan yang layak, masyarakat Kedusunan Cibuluh, Desa Sirnasari, Kecamatan Leles, Cianjur Selatan, Jawa barat, rela urunan/iuran untuk membangun jalan lingkungan (rabat beton) di kampungnya.

Sumber anggaran pembangunan jalan tersebut, berasal dari sumbangan warga setempat, kemudian dari warganya yang bekerja di luar kota, bahkan yang bekerja di luar negeri (TKI) pun turut menyumbang. Sementara untuk pengerjaannya, dilakukan dengan swadaya masyarakat.

Diakui orangtua Refan Mukhlis (37), salah seorang warga kedusunan Cibuluh, yang bekerja diluar kota mengatakan, anak saya suka wesel uang. Selain ngasih buat saya, Refan juga nitip buat pembangunan jalan rabat beton disini.

"Sebagai putra daerah, saya merasa miris dengan keadaan jalan di kampung sendiri, yang kondisinya sangat memperihatinkan. Nah, maka dari itu anak saya rela memberikan sebagian uangnya untuk ikut urunan membangun jalan (rabat beton), sehingga warga bisa menikamati jalan yabg layak," katanya.

Sementara, Kepala Dusun Cibuluh, Samsul Munir (53), dirinya membenarkan, adanya pengecoran jalan rabat beton, namun baru bisa dilalui kendaraan Roda 2 (R2), yang sumber anggrannya berasal dari urunan/iuran warga kedusunan Cibuluh.

"Dalam pelaksanaannya warga menunjuk dan mempercayakan kepada saya sebagai panitianya," kata Samsul saat dihubungi via telepon sellular, Rabu (08/01).

Lanjut Samsul, dari hasil urunan pembangunan jalan tersebut, dalam satu Minggu bisa mencapai Rp. 900.000,- . Selain menyumbang uang, ada juga warga yang memberi bahan material seperti semen, pasir dan bahan-bahan material lainya.

"Pembangunan jalan kedusunan ini murni anggaran dari urunan/iuran warga," terangnya.

Disinggung mengenai adanya anggaran Dana Desa (DD), Samsul tidak mau berkomentar. Menurutnya jika berkomentar, dikhawatirkan bisa melemahkan pihak Desa Sirnasari.

"Yang pasti, saya bersama warga dengan rela dan ikhlas berswadaya untuk membangun jalan ini. Walaupun nantinya ada tanggapan dari pihak luar seperti apa. Kami hanya bisa berdoa dan mengaminkan saja. Semoga dusun Cibuluh ini, bisa menjadi wilayah yang di perhatikan oleh Pemdes Sirnasari," pungkasnya.

Editor  : SR.
Laporan : Kontributor.

Selasa, 07 Januari 2020

Polemik Disdukcapil Cianjur Tak Kunjung Usai


Teropong Cianjur, Karangtengah - Anggota DRPD Kabupaten Cianjur, angkat bicara prihal terjadinya sidak yang dilakukan Plt Bupati Cianjur, dan penangkapan preman/calo di lingkungan Disdukcapil Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu.

Menurut salah seorang anggota komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cianjur fraksi partai Gerindra Abdul Karim, SH, saat melakukan sidak ke Disdukcapil mengatakan, kalau memang calo itu tidak diperbolehkan, Plt Bupati Cianjur juga harus mendengar daripada kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat di dapil V.

"Dengan adanya calo tersebut, masyarakat di dapil V itu, sudah merasa terbantu. Tapi maaf, bukan berarti calo harus diadakan. Nah, menyikapi hal tersebut, seharusnya Plt Bupati Cianjur dan jajaran Disdukcapil, bisa memberikan solusi," kata Abdul Karim seusai melaksanakan giat sidak, Selasa (07/01) kemarin siang.

Lanjutnya, kedatangannya kesini (pemohon) Blangkonya habis, masih mending kalau si pemohon adminduk punya keluarga di sini, gimana kalau tidak. Biaya dari sana itu nggak cukup Rp. 100.000,- belum ini belum itu, bisa jadi berapa.

Ya, walaupun Plt Bupati Cianjur, mengumumkan tidak boleh melalui calo, karena pembuatan adminduk itu gratis. Tapi gratis yang bagaimana, kalau untuk dapil V gimana?. 'Mending kalau bulak-balik datang ke Cianjur ini langsung klir (jadi), kalau nggak'.

"Karena Disdukcapil merupakan dinas yang paling penting, mungkin harus jadi PR khusus untuk kita semua. Dan saya berharap, Plt Bupati Cianjur serta jajaran Disdukcapil, bisa memberikan solusi khususnya bagi masyarakat di dapil V, supaya bisa terakomodir," harapnya.

Sementara Plt Kadisdukcapil Cianjur Popon Ajizah mengatakan, terkait kehadiran dewan, Disdukcapil ini bisa memberikan pelayanan yang optimal, dan pihaknya pun sudah paham kekurangan sarana dan prasarananya. Termasuk dugaan adanya keterlibatan oknum 'orang dalam' terkait praktik percaloan.

"Karena masih dalam proses, kalau misalkan ada keterlibatan orang dalam, itu mungkin ada, tapi mengenai siapa-siapa saja, saya juga belum tahu,"Ujar Popon Ajizah.

Editor  : SR.
Laporan : Septa/SR.

Pilkades Serentak Kab. Sukabumi Selesai, Nasihin S.pd Muncul Jadi Kades Langensari



Teropong Cianjur, Sukabumi - Usai digelarnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sukabumi, Desa Langensari Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, menggelar acara Serah Terima jabatan (Sertijab) kepala desa baru, kegiatan tersebut di laksanakan di aula kantor Desa Langensari, Selasa (8/ 1).

Hadir pada acara tersebut, camat Sukaraja, Kapolsek, Danramil, ketua BPD, LKMD, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat Langensari.

Acara dibuka langsung oleh sambutan Mantan Kepala Desa Langensari, Sirod H Mahpud, dalam sambutannya, dirinya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada lembaga-lembaga desa dan semua unsur masyarakat desa langensari.

"Saya sangat berterima kasih sekali atas kerja samanya selama ini sehingga saya dapat melaksanakan tugas dengan baik, selain itu saya juga meminta maap atas kesalahan baik yang di sengaja mau pun tidak di sengaja," paparnya.

Sementara, Kepala Desa yang baru, Nasihin Spd. menyampaikan permohonan doa restu, serta dukungan dan kerja samanya kepada semua pihak agar dalam menjalankan roda pemerintahan Desa Langensari bisa berjalan dengan sukses.

"Saya mohon doa restu dan dukungannya pada semua pihak untuk menjalankan tugas kepemimpinannya di desa langensari guna mewujudkan semua program pembangunan sesuai dengan yang di harapkan masyarakat," ungkapnya.

Mengenai ketertiban terselenggaranya acara tersebut, Kapolsek Sukaraja, AKP Supardi mengatakan, selama kegiatan tersebut, berjalan kondusif, 

"Allhamdulillah selama berjalannya kegiatan ini, berjalan tertib, aman dan kondusif, untuk itu saya menghimbau kepada semua masyarakat, mari kita tingkatkan Kamtibmas di wilayah kecamatan Sukaraja,"ucapnya.

Dilain pihak, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukaraja, H. Cecep menambahkan, dengan adanya pimpinan baru di pemerintahan Desa Langensari, dapat menjalankan tugasnya dengan penuh semangat

"Mudah mudahan dengan dukungan dari masyarakat dan semua pihak, segala program Desa Langensari yang dipimpin oleh Kepala Desa yang baru bisa berjalan sesuai harapan masyarakat,"imbuhnya.

Editor  : AC.
Laporan : Kontributor.

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...