Kamis, 12 Desember 2019

Dandim 0608/CJR Buka Dan Pantau Lokasi BSMSS


Teropong Cianjur, Sukanagara - Dandim 0608/Cianjur membuka kegiatan 'Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa TA 2019 Di Desa Sukamekar Kacamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur Wilayah Kodim 0608/Cianjur' di  Kampung Citangsi 06/05 wilayah Koramil 0610/SKN, Kamis (12/12).

Kegiatan tersebut merupakan upaya TNI agar lebih dekatkan dengan masyarakat. Menurut Dandim 0608/CJR Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, program ini harus terus berlanjut.

"Alhamdulillah Kodim 0608/CJR bekerjasama dengan Pemda Cianjur, sehingga bisa melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 1 KM dengan lebar 3 meter, yang berlokasi di Kampung Citangsi Desa Sukamekar, Sukanagara, Cianjur," kata Dandim 0608/CJR dalam sambutannya.


Kepada awak media Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, bahwa hari ini telah dilaksanakan pembukaan BSMSS di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

"Kenapa kita pilih desa ini, karena memang akses jalan ini sangat susah dan infrastrukturnya juga sangat terbatas," kata Dandim 0608/CJR.

Lanjutnya, mengingat disini masyarakatnya banyak berpenghasilan dibidang pertanian dan ada juga peternakan, namun terkendala oleh infrastuktur yang belum memadai untuk mengekspor atau mengeluarkan hasil pertanian dari desa ke kecamatan-kecamatan atau ke Cianjur kota.

"BSMSS Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, hari ini pukul 09.15 WIB, saya buka. Dalam pelaksanaannya, kami meminta dukungan dari masyarakat untuk turut bergotong royong membangun jalan," papar Dandim.


Sementara, BPD Sukamekar Yepi Girindani saat ditemui awak media mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terima kasih atas dibangunnya jalan ini.

"Yang akan dibangun saat ini dari BSMSS sepanjang 1 KM. Kalau total jalan rusaknya sekitar 3 KM, jadi kami tinggal meneruskan sisanya saja nanti. Mudah-mudahan dengan adanya BSMSS ini, mampu meningkat perekonomian masyarakat, khususnya untuk warga desa Sukamekar ini," tambah Yepi.

Editor : SR.
Laporan : SR.

Rabu, 11 Desember 2019

Tiga Proyektor Dan Enam Komputer SMK I Naringgul Di Gondol Maling


Teropong Cianjur, Naringgul - Tega, alat-alat komputer dan peroyektor Sekolah Menengah Kejuruan I Naringgul, Cianjur selatan Jawa Barat, digondol maling. Penggondolan tersebut, diperkirakan terjadi pada Selasa (10/12) malam hari.

Kejadian tersebut baru diketahui, Rabu (11/12) pagi, oleh penjaga sekolah (satpam) dan guru yang hendak menggajar di sekolah tersebut. Akibat kejadian itu, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.


Staf Tata Usaha (TU) SMK I Naringgul Utang SE, membenarkan adanya kejadian pembobolan tersebut, diketahui enam komputer dan tiga proyektor hilang di gondol maling.

"Benar pak (*red), pintu sudah dijebol setelah dilihat kedalam ruangan, ternyata semua berangkas lemari sudah di jebol. Alhasil tiga buah Peroyektor merek infokus serta enam unit komputer merek Lenovo dan Aser raib digondol. Namun beruntung ruangan LEB tidak ikut dibobol," kata Utang saat dihubungi via telepon, Rabu (11/12) pagi.

Lanjut Utang, kami sudah laporan ke kepala sekolah, dan melaporkan kejadian pembobolan ini ke pihak Kepolisian Sektor Naringgul.

"Saya mengharapkan, pihak kepolisian bisa segera membongkar dan menangkap para pelaku yang sudah mencuri alat-alat sekolah SMK I Naringgul ini. Karena kasihanlah, siswa/siswi yang akan melaksanakan 'Ujian Nasional' berbasis komputer yang akan dilaksanakan sebentar lagi," harapnya.

Hal yang sama dikatakan Komite Sekolah  Unang S.Pd, melihat apa yang terjadi pada skolah itu (SMK I Naringgul). Selaku komite, tentunya kami sangat sedih ya.

"Setelah adanya kejadian ini, kami akan memperketat penjagaan keamanan lingkungan sekolah, termasuk akan mengajukan pemasangan CCTV dan akan menambah personil satpam," ujar Unang.

Unang berharap, karena ini musibah tidak ada unsur kesengajaan, jadi saya memohon kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur untuk menambah fasilitas SMK I Naringgul.

"Untuk menjaga keamanan sekolah, saya meminta dibangunkan pagar sekeliling sekolah, supaya aman dan nantinya hanya satu pintu (keluar masuk) dari depan. Serta dibangunkan pos satapam untuk penjagaan," ucapnya.

Editor : SR.
Laporan : Kontributor

Rumah Baru Keluarga Miftah Diresmikan Kapolres Cianjur




Teropong Cianjur, Warungkondang - Kapolres Cianjur resmikan rumah layak huni di Kampung Ciranjang Peuntas Desa Bunisari kecamatan Warung kondang, Cianjur, selasa (10/12).


Hadir dalam acara tersebut Kabag Sumda - Kasat binmas, Kanit regident, Paur Subbaghumas, Kapolsek Warung kondang, Camat, Ketua komunitas ngerayap H. Aris Mulkan, ketua BPD dan para perangkat Desa.


 Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto SH.SIK.M.Hum. dalam sambutannya memaparkan, Peresmian Rumah layak huni tersebut merupakan hasil bantuan kerjasama dari Kapolres Cianjur dengan Komunitas NGERAYAP/Bagong Mogok dan komunitas Kebo ireng.


" rumah yang baru diresmikan, sebelumnya adalah rumah yang tidak layak huni, setelah adanya bantuan rekan rekan komunitas, keluarga pak Miftah kini memiliki rumah yang layak huni, " paparnya.


Usai sambutan AKBP Juang Andi Priyanto didampingi, H. Aris Mulkan berikan santunan kepada anak yatim, dan Iangsung melaksanakan puncak acara peresmian RUTILAHU di tandai dengan gunting pita, dan pemberian modal usaha untuk keluarga tersebut.


Miftah yang sehari-harinnya pekerja serabutan untuk membiayai anak dan istrinya dengan penghasilan 50.000 perhari. Usai acara peresmian, keluarga pak Miftah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan Kapolres Cianjur dan H. Aris Mulkan.


"Kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, semoga bapak Kapolres dan bapak H. Aris diberikan umur panjang dan selalu dilimpahkan rizki oleh Allah SWT amin yarobal alamin," Ucapnya.



Editor : AC

Laporan : Paur Humas Polres

3060 Loker Diburu Pencaker Pada Acara Job Fair


Teropong Cianjur, Kota - Ribuan pencari kerja berbondong-bondong datang ke acara "Job Fair' yang diselenggaran oleh Disnakertran Kabupaten Cianjur, di Lapang Prawatasari Joglo Cianjur, Rabu (11/12).

Hadir pada kesempatan itu, PLT Bupati Cianjur H. Herman Suherman, perwakilan dari setiap instansi dan 30 perusahaan.


Kepada awak media, Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Heri Suparjo, menjelaskan, para pencari kerja harus membawa berkas lamaran kerja yang komplit, dan yang paling penting membawa Kartu AK1 yang masih berlaku. Kemudian diserahkan kepada panitia berikut lamarannya untuk dilegalisir.

“Jika sudah dilegalisir, pencari kerja diberi kebebasan untuk memilih perusahaan mana saja yang diminati,” jelasnya.

Lanjut Heri, ada sebanyak 30 perusahaan yang mengikuti acara Job Fair ini, yang dimana nantinya akan menyerap 3060 tenaga kerja. Dan untuk acaranya sendiri, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

"Di acara-acara Job Fair sebelumnya pada tahun 2018, para pencari kerja ini berdesak-desakan dibawah terik panas matahari. Nah, dengan upaya kerasnya itulah, mudah-mudahan dari 3060 loker ini, bisa terserap oleh pencaker asal Cianjur khususnya," kata Heri.

Terakhir Heri mengimbau, kepada para pencari kerja yang akan mengadu keberuntungannya di perusahaan yang di minati, agar menjaga stamina, artinya harus sehat dan fit, mengingat cuacana yang sangat panas itu.

"Bagi para pencari kerja yang akan mengikuti Job Fair ini tidak dipungut biaya apapun. Artinya semua 100 persen gratis," pungkasnya.


Masih dilokasi yang sama, Nova Rizkia Mahani (21) seorang 'tuna daksa', siswi kelas XII SLB Permata Ciranjang, yang mencoba mencari kerja di acara Job Fair. Dirinya mendapat perhatian khusus Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman, dan memasukannya ke Fasic untuk diterima kerja langsung.

"Saking senangnya, saya tidak bisa berkata apa-apa. Terima kasih kepada bapak H. Herman Suherman, yang sudah memasukan saya untuk bekerja di Fasic," kata Nova.

Sementara, Teti Rohayati guru sekolah Nova mengatakan, Nova ini aktif mengikuti pelatihan keterampilan, bahkan ia juga pernah menjuarai lomba literasi tingkat kabupaten.

"Nova menginginkan ditempat kerjanya nanti, diposisikan di bagian administrasi. Dengan keikut sertaannya di Job Fair ini, diharapkan bagi siapapun penyandang 'disabilitas', supaya tidak minder atau riskan untuk berbaur dengan yang lain," kata Teti Rohayati, yang mendampingi Nova ke acara Job Fair.

Editor : SR.
Laporan : DN/SR.

Selasa, 10 Desember 2019

Tingkatkan Sembada Pangan Babinsa Turun Ke Sawah

Lintas Daerah


Teropong Cianjur, Surakarta - Untuk meningkatkan Swasembada pangan, Babinsa Koramil 15/Kodim 0724/Boyolali, bantu petani binaannya, Lakukan penanam padi guna mensukseskan swasembada pangan nasional di Kampung Dukuh Duwet Desa Andong, Kecamatan Andong, Selasa (10/12).


Sertu Mustskim mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk membantu Petani menanam padi jenis IR 64 di Kelompok Tani Makmur. " hal itu dilakukan terjun langsung ke sawah sebagai bentuk nyata pendampingan terhadap Petani dan salah satu tugas teritorial dalam mewujudkan program pemerintah untuk menyukseskan swasembada pangan di wilayah kerja teritorial, " ucapnya.


Di samping itu kegiatan yang dilakukan itu, merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Para Babinsa mempunyai jiwa besar dan tidak ragu-ragu membantu petani dalam menanam padi bersama-sama masuk ke sawah.




Sementara itu, Danramil 15/Andong Kapten Inf Budiyanto, menegaskan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai upaya pendampingan para Babinsa kepada kelompok tani di masing masing wilayah binaannya. 


 " saya berharap, dengan turunnya Babinsa di sawah sebagai pendamping di wilayah binaannya masing-masing dapat meningkatkan hasil panen serta dapat memberi motivasi kepada para Petani.


" selain itu untuk para petani di wilayah kecamatan Andong agar lebih giat lagi dalam mengolah lahan pertaniannya dengan maksimal dengan harapan hasil panen yang diperoleh dapat meningkat, " tegasnya. 


 Editor : AC

Laporan : Kemplu Pendim/073

Senin, 09 Desember 2019

126 Desa dari 74.957 Desa Menjadi Pilot Model inkubasi Inovasi Desa


Teropong Cianjur, Teras Berita - Komunitas Tani atau kelompok Perhutanan sosial dalam Model inkubasi Inovasi Desa, sebagai model pengembangan lokal ekonomi desa. 

Salah satu desa sebagai contoh adalah Desa Sirnajaya di kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor, kini terus membangun dirinya. Mengembangkan potensi wisata desa yang juga memanfaatkan komoditas unggulan lokal seperti Kebun Kopi.  

Kebun kopi Arabika dan juga Robusta. Diatas lahan 300 hektar adalah lahan yang kini diajukan untuk mendapat Ijin Perhutanan sosial.

LMDH Karya Alama Mandiri yang diketua Pak Iim Abdul Hakim dan sekretaris pak H. Agus Salim, kini terus membenahi kebun kopinya.

Pohon-pohon kopi Robusta yang tua kini diremajakan, dengan cara dipotong dan disambung dengan pohon Arabika.

LMDH karya alam mandiri, saat ini menunggu SK Kulin KK, yang belom juga dikeluarkan oleh dirjen PSKL. 

Menggabungkan desa dengan BUMDES dan perhutanan sosial, menjadi satu model pengembangan lokal ekonomi yang baik.

Model Pengembangan Ekonomi Lokal berbasis kemitraan yang dikembangkan melalui Pilot Inkubasi Inovasi Desa adalah, salah satu upaya Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, untuk memberikan referensi  bagi Desa-desa dalam memanfaatkan Dana Desa dalam pemberdayaan ekonomi Desa.

Kemitraan yang dibangun antara Kelompok Usaha Ekonomi Masyarakat, sebagai pemilik sumber daya, Badan Usaha Milik Desa sebagai pencipta nilai tambah, serta pelaku bisnis profesional sebagai pasar, menciptakan Rantai Pasok Produksi yang menjamin keberlangsungan usaha.

Dengan pola inkubasi usaha yang tepat, kemitraan usaha ini akan mampu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, baik pada Kelompok perhutanan sosial maupun BUMDes, dan juga meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. 

Di sisi lain para pelaku bisnis profesional, akan mendapatkan jaminan pasokan bahan baku maupun jasa, dengan kualitas dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Keterlibatan BUMDes, tentu saja akan membawa peningkatan pendapatannya, pada gilirannya akan menambah Pendapatan Asli Desa (PADes), yang berarti peningkatan kesejahteraan Masyarakat Desa. Semua Menang, Semua Senang.

Visi dan Misi Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf yang berkenaan dengan Pembangunan Desa dan Masyarakat Desa.

Rencana dan strategi Kementerian Desa, berkenaan dengan pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan BUMDes serta pemanfaatan Dana Desa.

Hari ini 126 Desa dari 74.957 Desa, menjadi Pilot di dalam Program ini, kedepannya dengan dukungan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Para Pengusaha Swasta, Para Pelaku pemberdayaan Masyarakat Desa, serta tentunya kerja keras dan kemauan Masyakat Desa, kita semua berharap akan muncul replikasi bahkan pengembangan dari Model Kemitraan Usaha ini.

Editor : SR.
Rilis : kontributor.

Plt Bupati Cianjur Di Daulatkan Sebagai Bapak Pemekaran Cianjur Selatan


Teropong Cianjur, Sindangbarang - Bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia, Ketua RT dan RW se Cianjur yang tergabung dalam Forum RWRT Cianjur, berkumpul di Alun-alun Sindangbarang, Senin (9/12).

Kegiatan yang dipimpin Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman tersebut, merupakan salah satu bentuk dukungan pada Gerakan Hari Anti Korupsi Sedunia, sekaligus memberi dukungan atau mendaulatkan H. Herman Suherman, sebagai bapak pemekaran Cianjur Selatan.

Ketua Forum RWRT, H. Daseng Dasimi mengatakan, Korupsi merupakan musuh bersama. Maka dari itu, Kabupaten Cianjur ini, harus terbebas dari korupsi untuk dapat bersaing dan maju. Karena menurutnya, salah satu penyebab kemunduran selama ini, adalah prilaku koruptif di semua jenjang pelayanan.

"Jika Cianjur ingin bergerak lebih cepat dalam pembangunan di segala bidang, maka harus berani melawan korupsi," ungkap H. Daseng. 

H. Daseng juga mengatakan, selain persoalan korupsi, hal lain yang dianggap menjadi persoalan mendasar di Cianjur adalah, luas wilayah dan jumlah penduduknya yang terlalu besar.  Bahkan salah satu yang terbesar di Jawa Barat dan di Indonesia.

"Nah sudah sepatutnya, Cianjur bagian selatan diberi ruang untuk menjadi Daerah Otonomi Baru" paparnya.

Menurut H. Daseng, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), diyakini bisa menjadi satu-satunya solusi, agar pelayanan dan distribusinya bisa lebih dirasakan secara lebih cepat dan merata oleh masyarakat. Terutama yang berada di pelosok dan wilayah perbatasan kabupaten, yang selama ini masih butuh perhatian bersama.

"Kami melihat ada kesamaan persepsi mengenai hal ini dengan Pak Haji Herman, dan selama ini beliau telah ikut menyuarakan hal ini. Karena itu, hari ini kami pengurus Forum RW/RT se-wilayah dapil 4 dan 5, mendaulatkan Pak H. Herman menjadi Bapak Pemekaran Cianjur Selatan," pungkas H. Daseng.

Menanggapi hal itu, Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman mengatakan, kesadaran anti korupsi memang harus terus digalakan, agar menjadi budaya masyarakat. Dan hal itu, harus dimulai dari lingkungan terkecil, mulailah dari sebuah keluarga.

"Ya, tentunya saya mendukung penuh apresiasi ini, dan itu harus mulai diterapkan atau dimulai dari Forum RWRT pada gerakan anti korupsi ini," kata H. Herman.

Disinggung mengenai pemekaran Cianjur Selatan, Herman mengatakan, Pemkab Cianjur sejak jauh hari sudah mendukung adanya pemekaran wilayah selatan Cianjur, karena wilayah tersebut sudah layak untuk berdiri sendiri, agar memudahkan pembangunan dan meratakan segala program.

"Tidak hanya eksekutif tapi legislatif juga sudah sepakat mendukung pemekaran. Karena, itu masuk dalam revisi RPJMD dan sudah sesuai RPJMD Provinsi. Semoga aspirasi tersebut bisa didengar oleh pemerintah pusat", pungkas Herman.

Editor : SR.
Laporan : DN/kontributor

Hijrah Gaya Gen Z & Gen Alpha: Nggak Ketinggalan Zaman, Tetap Dalam Iman

Dulu kita mengenal hijrah sebagai pindahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, namun berbeda dengan hari ini dimana hijrah punya...